Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Singapura Fokus Gaet Wisatawan Komunitas Berbasis Minat dari Indonesia pada 2025

Bihan Mokodompit • Sabtu, 15 Maret 2025 | 14:35 WIB
Salah satu spot wisata Singapura.
Salah satu spot wisata Singapura.


RADARTUBAN - Singapura semakin gencar menarik wisatawan asal Indonesia dengan strategi yang lebih spesifik.

Pada tahun 2025, Negeri Singa menargetkan komunitas berbasis minat (interest-based communities) dari berbagai daerah, tidak terbatas hanya pada Jakarta. Salah satu kelompok yang menjadi incaran utama adalah komunitas pecinta olahraga.

"Kami memperluas jangkauan kami ke kota-kota selain Jakarta dan menarik segmen-segmen baru, seperti komunitas olahraga," ujar M. Hafez Marican, Area Director Indonesia, Singapore Tourism Board.

 

Singapore Marathon dan Beragam Pilihan Aktivitas Olahraga

Sebagai tuan rumah berbagai kompetisi olahraga bergengsi, Singapura telah menjadi destinasi favorit para penggemar aktivitas fisik.

Salah satu ajang terbesar yang rutin digelar adalah Singapore Marathon, yang selalu menarik ribuan peserta dari berbagai negara.

Pada tahun 2024, sebanyak 6.600 pelari asal Indonesia ikut ambil bagian dalam ajang ini. Angka tersebut merupakan yang tertinggi di antara pelari asing dan diperkirakan akan terus meningkat seiring bertambahnya minat terhadap olahraga lari.

Selain ajang kompetisi, Singapura juga memiliki banyak fasilitas olahraga yang dapat dinikmati wisatawan, baik secara gratis maupun berbayar. Misalnya, bagi yang ingin berolahraga di alam terbuka, Singapore Botanic Gardens menjadi lokasi ideal untuk jogging atau berlari santai.

 

Tren Olahraga di Indonesia dan Popularitas Hyrox

Hafez menyoroti bahwa tren olahraga di Indonesia terus berkembang dengan variasi aktivitas yang semakin beragam. Kini, masyarakat tidak hanya menggemari lari dan bersepeda, tetapi juga jenis olahraga lain yang semakin populer.

"Selain lari, aktivitas olahraga atau aktivitas kebugaran lain yang tengah naik daun dan populer di sini adalah Hyrox," jelasnya.

Sebagai informasi, Hyrox adalah kompetisi kebugaran yang menggabungkan lari dengan berbagai latihan fungsional.

Berdasarkan laman resminya, peserta harus berlari sejauh satu kilometer yang diselingi dengan delapan sesi latihan fungsional. Ajang ini biasanya diselenggarakan di dalam ruangan luas. Di Singapura, kompetisi Hyrox umumnya digelar pada bulan Juni dan Agustus.

Menurut Hafez, minat masyarakat Jakarta terhadap Hyrox cukup tinggi. Banyak peserta dari ibu kota yang ikut serta dalam perlombaan ini, menjadikannya salah satu ajang olahraga yang semakin populer di kawasan Asia Tenggara.

Dengan meningkatnya tren olahraga di Indonesia, Singapura melihat peluang besar untuk menarik wisatawan dari komunitas berbasis minat, terutama di bidang kebugaran.

Strategi ini menjadi salah satu langkah utama dalam pengembangan sektor pariwisata Negeri Singa menjelang tahun 2025. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#komunitas #Indonesia #singapura #Negeri Singa