Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Jelang Liburan Lebaran 2025, Wisatawan Diimbau Cek Prakiraan Cuaca Sebelum Bepergian

Bihan Mokodompit • Senin, 17 Maret 2025 | 02:10 WIB
Ilustrasi cuaca buruk.
Ilustrasi cuaca buruk.


RADARTUBAN - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Widiyanti Putri Wardhana, mengingatkan para wisatawan agar selalu mengecek prakiraan cuaca sebelum bepergian selama libur Lebaran 2025.

Menurutnya, hal ini penting karena cuaca saat ini cenderung tidak stabil.


Lebaran tahun ini jatuh pada awal April, bertepatan dengan musim hujan yang masih berlangsung di sebagian besar wilayah Indonesia. Dengan kondisi ini, potensi cuaca ekstrem meningkat, yang dapat berdampak pada aktivitas wisata, khususnya di area wisata luar ruangan.

 

Destinasi Wisata Outdoor Perlu Kesiapan Ekstra

"Selalu sebelum berkunjung ke tempat yang sungai atau laut, yang outdoor (luar ruangan) tentunya dilihat dulu perkiraan cuaca," ujar Widiyanti.

Dia menyarankan wisatawan untuk mengakses informasi cuaca terkini melalui situs resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) atau laman Kementerian Pariwisata.

Jakarta menjadi salah satu destinasi utama bagi wisatawan saat libur Lebaran. Beberapa lokasi wisata yang diprediksi akan ramai dikunjungi mencakup Taman Margasatwa Ragunan, Ancol, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Kota Tua, Kepulauan Seribu, dan Situ Babakan.

Menurut Widiyanti, Taman Margasatwa Ragunan menjadi salah satu destinasi favorit yang selalu dipadati pengunjung. "Taman Margasatwa Ragunan pada musim libur Lebaran biasanya menerima hingga 125.000 pengunjung per hari," jelasnya.

Dengan tingginya animo masyarakat, jumlah wisatawan yang datang ke Ragunan selama pekan Lebaran 2025 diperkirakan mencapai 600.000 orang.

 

Pemerintah dan Pelaku Pariwisata Diminta Bersiap

Widiyanti menekankan pentingnya persiapan dari berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah hingga pelaku usaha pariwisata, agar libur Lebaran tahun ini berjalan lancar dan aman bagi wisatawan.

"Kami juga mengimbau untuk dilakukannya penilaian risiko atau risk assessment untuk mempersiapkan penyelenggaraan kegiatan wisata yang aman, nyaman, dan menyenangkan, sesuai arahan Bapak Presiden Prabowo Subianto," katanya.

Lebih lanjut, dia menyebutkan bahwa jumlah perjalanan wisatawan nusantara selama libur Lebaran 2025 diperkirakan mencapai 146 juta pergerakan. Dari angka tersebut, sekitar 70 persen diperkirakan terjadi di Pulau Jawa, sementara 30 persen sisanya tersebar ke berbagai daerah lainnya di Indonesia. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#prakiraan cuaca #BMKG #hujan #ramadan #lebaran #liburan #outdoor