Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Kritik Program Stunting Habiskan Anggaran Rp 10 Miliar, Dedi Mulyadi : Hanya Rapat di Hotel dan Makan Pejabat

Ika Nur Jannah • Jumat, 11 April 2025 | 20:05 WIB
Politikus Dedi Mulyadi
Politikus Dedi Mulyadi

RADARTUBAN - Politikus senior Dedi Mulyadi kembali mencuri perhatian melalui sindiran tajam terhadap pengelolaan anggaran program stunting di beberapa daerah.

Dalam peringatan Hari Jadi Ke-111 Kota Sukabumi yang digelar di Gedung DPRD, Dedi menyampaikan kritik terkait pemborosan anggaran yang tidak efektif dalam mengatasi masalah stunting.

Dedi mengungkapkan bahwa ada daerah yang mengalokasikan anggaran hingga Rp 10 miliar untuk program stunting.

Namun penggunaannya lebih banyak dihabiskan untuk rapat di hotel dan makan-makan pejabat eselon I dan II.

"Penanganan stunting habis Rp 10 miliar, tapi isinya cuma rapat di hotel. Yang makan malah pejabat, sementara masalah stuntingnya tidak selesai-selesai," ujar Dedi, disambut tawa para hadirin.

Selain itu, dia juga menyoroti budaya studi banding yang sering dilakukan oleh pejabat daerah.

Menurutnya, kegiatan tersebut sering kali tidak memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

"Anak sekolah ikut-ikutan study tour karena meniru kebiasaan pejabat yang doyan studi banding. Ini harus dibenahi," tegasnya.

Dedi menegaskan bahwa kritiknya bertujuan untuk mendorong perubahan pola pikir dan tindakan para pemimpin daerah agar lebih fokus pada solusi nyata bagi masyarakat. Dia tidak khawatir jika pernyataannya menimbulkan kontroversi.

"Kalaupun ada yang marah atau mencaci, biarlah. Yang penting suatu hari nanti anak cucu kita bisa merasakan dipimpin oleh pemimpin yang benar-benar mengurus rakyatnya," tambahnya.

Masalah stunting masih menjadi tantangan serius di Indonesia, termasuk di Jawa Barat.

Dedi sebelumnya telah menekankan pentingnya peran Tim Penggerak PKK dan Posyandu dalam mendukung kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak di wilayah pedesaan.

Dia juga mendorong pemerintah daerah untuk memberikan perhatian lebih kepada keluarga dengan kondisi ekonomi menengah ke bawah guna memastikan akses layanan kesehatan yang lebih baik.

Sindiran Dedi Mulyadi ini menjadi pengingat bagi pemerintah daerah untuk lebih bijak dalam mengelola anggaran dan memastikan program-program kesehatan seperti penanganan stunting memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#sukabumi #Dedi Mulyadi #program stunting #rapat #hotel #Rp 10 Miliar #anggaran