Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Terdengar Dentuman Saat Gempa Bogor Buat Warga Panik, Ini Penjelasan BMKG

M Robit Bilhaq • Jumat, 11 April 2025 | 23:55 WIB
ilustrasi gempa
ilustrasi gempa

RADARTUBAN - Gempa berkekuatan Magnitudo 4,1 mengguncang wilayah Bogor pada Kamis malam, 10 April 2025, sekitar pukul 22.16 WIB.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat pusat gempa berada di darat, dengan koordinat 6.62 Lintang Selatan dan 106.8 Bujur Timur, dengan kedalaman gempa hanya 5 kilometer.

Menurut Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, gempa yang terjadi di bogor tersebut adalah gempa kerak dangkal yang disebabkan oleh aktivitas sesar aktif.

Daryono mengatakan bahwa karakteristik gelombang gempa yang tercatat pada sensor seismik di Darmaga (DBJI) dan Citeko (CBJI) menunjukkan adanya gelombang S yang kuat dan mengandung frekuensi tinggi, menandakan sifat tektonik dari gempa tersebut.

Berdasarkan dari analisis yang dilakukan oleh BMKG, gempa yang terjadi ini mempunyai mekanisme geser atau strike-slip.

Dengan titik gempa yang berada di jalur Sesar Citarik yang diketahui memiliki pola pergeseran ke kiri.

Beberapa wilayah meliputi Kabupaten Bogor, Kota Bogor, dan Depok, ikut merasakan dampak dari guncangan gempa yang terjadi, dengan skala intensitas III hingga IV MMI.

Beberapa rumah warga di Kota Bogor juga mengalami kerusakan ringan akibat guncangan.

Daryono menjelaskan bahwa suara dentuman atau gemuruh yang terdengar oleh warga merupakan hal yang umum.

Suara-suara dentuman tersebut terjadi karena getaran dengan frekuensi tinggi yang muncul di dekat permukaan tanah.

Selain itu suara dentuman yang terdengar ini juga menjadi indikator bahwa gempa tergolong sangat dangkal.

Gempa yang sangat dangkal memang sering disertai suara ledakan atau gemuruh.

BMKG mencatat bahwa hingga pukul 06.00 WIB pada 11 April 2025, telah terjadi empat gempa susulan, masing-masing pada pukul 23.12 WIB (Magnitudo 1,9), 23.14 WIB (Magnitudo 1,7), 01.04 WIB (Magnitudo 1,6), dan 01.38 WIB (Magnitudo 1,7). (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#Bogor #BMKG #dentuman #Gempa