Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Bupati Sleman Harda Kiswaya Diperiksa Kejari Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata

Nadia Nafifin • Kamis, 17 April 2025 | 19:03 WIB
Bupati Sleman Harda Kiswaya
Bupati Sleman Harda Kiswaya

RADARTUBAN- Penyelidikan terhadap dugaan korupsi dana hibah pariwisata di Kabupaten Sleman tahun 2020 masih terus berlangsung.

Kejaksaan Negeri Sleman telah memeriksa sejumlah pihak yang diduga terkait dalam kasus ini.

Beberapa waktu lalu, mereka juga memanggil Harda Kiswaya, yang kini menjabat sebagai Bupati Sleman, untuk dimintai keterangan.

"Harda dipanggil kemarin Senin 14 April. Dipanggil untuk dimintai keterangan untuk mendukung proses penyidikan," ujar Kepala Kejari Sleman, Bambang Yunianto, Rabu (16/4).

Bambang menyampaikan, Kejari Sleman telah meminta keterangan dari seluruh saksi, termasuk Harda Kiswaya yang sebelumnya menjabat sebagai Sekda Sleman sekaligus Ketua Tim Pelaksana Penyaluran Dana Hibah Pariwisata tahun 2020.

Harda Kiswaya telah memenuhi panggilan dan dimintai keterangan sebagai saksi.

"Sudah datang ke sini, kami mintai keterangan. Kapasitasnya sebagai ketua tim saat itu. Seperti apa hasil penyelidikan, nanti saya menunggu laporan," ucapnya.

Bambang ungkap bahwa Kejari Sleman telah memeriksa sebanyak 362 orang saksi dalam kasus ini.

Dalam penyidikan dugaan korupsi dana hibah pariwisata, Kejari Sleman menegaskan bahwa seluruh proses dilakukan secara profesional dan tanpa adanya tekanan.

Bambang menyampaikan bahwa penanganan kasus ini masih berada pada tahap pemeriksaan saksi-saksi, sementara penetapan tersangka akan ditentukan berdasarkan hasil penyidikan yang sedang berjalan.

"Tahapan masih pemeriksaan saksi-saksi, penetapan tersangka masih menunggu laporan dari penyidik. Prinsip kami sesuai fakta dan alat bukti yang ada," ucapnya.

Bupati Sleman, Harda Kiswaya, membenarkan bahwa dirinya telah dipanggil oleh Kejari Sleman untuk memberikan keterangan.

Dia pun telah menyampaikan seluruh informasi yang diketahui dan dialaminya.

"Iya, tentunya saya tidak mau ada fitnah kepada siapa pun, karena ini menyangkut harkat orang, harga diri orang dan nasib orang. Yang saya alami, yang saya ketahui saya sampaikan," ujar Harda Kiswaya. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#Dana hibah pariwisata #bupati sleman #Harda Kiswaya #Korupsi