RADARTUBAN - Tim gabungan yang terdiri dari berbagai unsur pencarian dan penyelamatan dikerahkan untuk menemukan seorang warga asal Kediri, Jawa Timur, yang dilaporkan hanyut di Sungai Brantas pada Senin(19/5).
Korban yang hanyut diketahui bernama Karmuji, dari Desa Pelas, Kecamatan Kras. Karmuji tersebut dikabarkan jatuh ke sungai pada saat menunggu untuk menaiki perahu penyeberangan yang ada di Desa Ngadi, Kecamatan Mojo, (18/5).
Djoko Sukrisno selaku Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kediri, menjelaskan bahwa upaya pencarian yang dilakukan merupakan lanjutan dari proses pencarian yang dilakukan sehari sebelumnya.
Djoko menyebutkan bahwa seluruh peralatan yang dibutuhkan dalam operasi pencarian telah disiapkan, termasuk perahu karet.
Petugas dari berbagai instansi seperti BPBD, Basarnas, TNI, Polri, serta warga sekitar, dibagi menjadi beberapa kelompok untuk menyisir wilayah sekitar Sungai Brantas guna mencari keberadaan korban.
Berdasarkan keterangan dari Kalaksa BPBD, peristiwa terjadi saat Karmuji yang mengendarai sepeda motor ingin menyeberangi Sungai Brantas, sungai terpanjang kedua di Jawa Timur.
Saat itu, Karmuji tengah menunggu giliran di atas sepeda motornya di anjungan bambu yang digunakan sebagai tempat antrean untuk menuju perahu penyeberangan.
Karmuji berdiri di sana sambil menunggu perahu kembali setelah sebelumnya mengantar penumpang.
Diduga korban terpeleset dari anjungan yang kondisinya cukup sederhana, hingga akhirnya jatuh ke dalam sungai bersamaan dengan motornya.
Beberapa warga yang saat itu berada di lokasi kejadian sempat mencoba memberikan pertolongan kepada korban.
Namun, usaha tersebut mengalami hambatan karena tingginya dan derasnya arus sungai.
Hingga kini, hanya sepeda motor milik korban yang berhasil ditemukan, sementara korban masih belum ditemukan dan diduga korban hanyut terbawa arus sungai.
Pencarian terus dilanjutkan oleh tim gabungan guna untuk menemukan korban yang hilang. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni