Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Mengatasnamakan Aplikasi MyASN, Modus Penipuan Baru yang Sasar ASN Tuban

Andreyan (An) • Sabtu, 21 Juni 2025 | 00:30 WIB
Pesan berantai palsu mengatasnamakan MyASN kembali beredar di WhatsApp ASN Tuban.
Pesan berantai palsu mengatasnamakan MyASN kembali beredar di WhatsApp ASN Tuban.

RADARTUBAN – Pengguna WhatsApp di Tuban kembali dibuat resah dengan maraknya modus penipuan yang berseliweran di aplikasi pesan instan tersebut.

Setelah penipuan berkedok undangan digital terungkap beberapa waktu lalu, kini modus penipuan dengan cara yang hampir sama kembali beredar.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo SP) Tuban Arif Handoyo mengungkapkan, pesan berantai yang mengatasnamakan aplikasi MyASN beberapa hari terakhir beredar di kalangan aparatur sipil negara (ASN) Tuban.

Pesan tersebut meminta penerima pesan agar mengunduh aplikasi dari link dengan domain mencurigakan yang dikirimkan untuk segera membaharui data kepegawaian.

Disampaikan Arif, pihaknya memastikan bahwa tautan tersebut merupakan hoaks.

Dari penelusuran yang dilakukan oleh timnya, diketahui bahwa pesan tautan tersebut merupakan modus penipuan digital yang menyebarkan file berbahaya mengandung malware.

‘’Belum ada laporan adanya korban atas modus ini, namun para pengguna WA diharap lebih berhati-hati dalam menerima pesan maupun link tautan dari sumber yang tidak jelas,’’ ujar dia kepada Jawa Pos Radar Tuban, kemarin.

Lebih lanjut, mantan Kabag Hukum Setda Tuban itu menyampaikan, situs dimaksud telah dilaporkan sebagai upaya pencurian data pengguna atau penerima pesan jika sampai mengklik tautan yang dikirimkan.

Modusnya, menyamar sebagai platform resmi.

‘’Semoga masyarakat maupun ASN tidak asal mengklik atau mengunduh aplikasi (MyASN, Red) dari sumber yang tidak bisa dipertanggungjawabkan keamanannya. Sebaiknya hanya mengakses menggunakan layanan resmi dari BKN,’’ tandasnya. (an/tok)

 

Editor : Yudha Satria Aditama
#Tuban #diskominfo #MyASN #malware #Link Palsu