Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Museum Koruptor Perdana di Indonesia Hadir di UGM, Wajah Pelaku Korupsi dan Kerugian Negara Terungkap

Dalillah Hizkel Aimy • Kamis, 26 Juni 2025 | 22:31 WIB
Museum koruptor UGM tampilkan wajah pelaku dan kerugiannya
Museum koruptor UGM tampilkan wajah pelaku dan kerugiannya

RADARTUBAN - Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta menghadirkan museum koruptor Indonesia, dalam rangkaian acara bertajuk Sound of Justice.

Museum ini menjadi inisiatif perdana di Tanah Air yang mengangkat tema pemberantasan korupsi melalui pendekatan edukatif dan visual.

Museum ini menampilkan wajah-wajah para pelaku korupsi yang telah menyebabkan kerugian besar bagi negara.

Dengan konsep yang berbeda dari museum konvensional, pengunjung disajikan berbagai visual dan data kronologis dari sejumlah kasus korupsi besar yang pernah terjadi di Indonesia.

Informasi yang ditampilkan mencakup nama pelaku, modus operandi, hingga nilai kerugian negara secara gamblang.

Tujuannya adalah membangun kesadaran publik tentang dampak nyata korupsi dan pentingnya transparansi serta penegakan hukum.

Beberapa nama tokoh yang terlibat dalam kasus korupsi besar di Indonesia :

1. Harvey Moeis – Terlibat dalam kasus korupsi tata niaga timah di PT Timah Tbk periode 2015–2022.

Kasus ini menyebabkan kerugian negara hingga Rp300 triliun, termasuk kerusakan lingkungan.

2. Johny G. Plate - Terseret kasus BTS yang bernilai triliunan rupiah.

3. Helena Lim - Terlibat dalam kasus korupsi besar terkait komoditas timah di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah Tbk.

4.  Zarof Ricar - Mantan pejabat Mahkamah Agung, terbukti melakukan korupsi dalam bentuk suap dan gratifikasi senilai lebih dari Rp1 triliun.

Tujuan utama museum ini bukan sekadar pameran, tapi sebagai ruang edukasi dan refleksi.

UGM bekerja sama dengan Kejaksaan Agung melalui program Jaksapedia untuk menyampaikan pesan bahwa korupsi adalah bentuk pengkhianatan terhadap masa depan bangsa.

Nama-nama ini mencerminkan betapa seriusnya dampak korupsi terhadap keuangan negara dan kepercayaan publik.

pengunjung yang datang merasa campur aduk, dan kecewa karena hukum bukan lagi tentang keadilan namun harga yang bisa diperjualbelikan dengan mudah. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#ugm #Museum Koruptor Indonesia #harvey moeis #fakultas hukum #kasus korupsi besar #Korupsi