Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Profil Diogo Jota, Pemain Liverpool yang Meninggal karena Kecelakaan Tragis Pecah Ban di Spanyol

Mochammad Abdu Robbis Shomad • Jumat, 4 Juli 2025 | 13:51 WIB
Diogo Jota dan sang adik Andre Silva meninggal dunia dalam kecelakaan mobil di Zamora, Spanyol.
Diogo Jota dan sang adik Andre Silva meninggal dunia dalam kecelakaan mobil di Zamora, Spanyol.

RADARTUBAN – Dunia sepak bola tengah berduka atas meninggalnya penyerang Liverpool, Diogo Jota, dan sang adik, Andre Silva, dalam kecelakaan tragis di Zamora, Spanyol.

Insiden yang terjadi di jalan A52 kawasan Cernadilla ini dilaporkan dipicu oleh pecahnya ban mobil yang mereka kendarai.

Laporan terbaru dari media Spanyol AS menyebutkan bahwa Jota dan Andre, yang saat itu mengendarai mobil Lamborghini, tengah berupaya menyalip kendaraan lain ketika secara tiba-tiba salah satu ban kendaraan pecah.

Mobil kehilangan kendali, keluar jalur, dan terbakar hebat. Api bahkan sempat menyambar vegetasi di sekitar lokasi.

Petugas pemadam kebakaran dari Rionegro del Puete langsung dikerahkan, namun sayang evakuasi tidak membuahkan hasil. Keduanya dinyatakan meninggal dunia di tempat.

Kabar duka ini pertama kali dilaporkan oleh jurnalis transfer ternama Fabrizio Romano melalui akun X miliknya, dengan ucapan belasungkawa mendalam kepada keluarga dan orang-orang terdekat almarhum.

“Ucapan belasungkawa, dukungan, dan doa yang sedalam-dalamnya kami sampaikan kepada mereka yang terlibat, keluarga, dan orang-orang terkasihnya,” tulisnya, mengutip laporan Marca.

Tragedi ini menjadi akhir menyedihkan bagi perjalanan hidup Jota, yang baru saja melangsungkan pernikahan dengan Rute Cardoso 10 hari sebelum kecelakaan.

Winger Selecao Das Quinas itu dikenal tak hanya karena performanya di lapangan, tapi juga karena semangat dan dedikasinya sebagai atlet.

Seperti diketahui, dunia sepak bola tengah berduka. Diogo José Teixeira da Silva, atau yang lebih dikenal sebagai Diogo Jota, meninggal dunia dalam sebuah kecelakaan mobil di Spanyol, Selasa (3/7) dini hari waktu setempat.

Striker andalan Liverpool dan tim nasional Portugal itu tutup usia di usia 28 tahun.

Jota dilaporkan tewas di tempat kejadian setelah mobil Lamborghini yang ditumpanginya bersama sang adik, André Silva, mengalami pecah ban dan tergelincir di jalan A-52 dekat Cernadilla, wilayah Zamora, Spanyol.

Kendaraan tersebut kemudian terbakar hebat, dan kedua bersaudara itu tidak berhasil diselamatkan.

Kepergian Jota secara tiba-tiba ini memicu gelombang duka dari berbagai kalangan, mulai dari rekan satu tim, pelatih, hingga fans dari seluruh dunia.

Liverpool FC dalam pernyataan resminya menyebut Jota sebagai "bukan hanya pemain luar biasa, tetapi pribadi yang rendah hati, pekerja keras, dan dicintai semua orang di klub."

Diogo Jota memulai karier profesionalnya bersama Paços de Ferreira sebelum sempat bergabung dengan Atlético Madrid dan dipinjamkan ke FC Porto.

Namanya mencuat saat berseragam Wolverhampton Wanderers, terutama ketika membantu klub tersebut promosi ke Premier League.

Pada 2020, Liverpool memboyong Jota dengan mahar sekitar €45 juta.

Sejak saat itu, dia menjadi salah satu motor serangan The Reds, mencetak lebih dari 60 gol dari 180 penampilan, dan mempersembahkan berbagai gelar domestik termasuk FA Cup dan Carabao Cup.

Baca Juga: Milos Kerkez Tinggalkan Bournemouth untuk Bergabung dengan Liverpool Jelang Musim Baru

Di level internasional, Jota adalah bagian dari skuad Portugal yang menjuarai UEFA Nations League 2019 dan 2025. Total, ia telah mencetak 14 gol dari 49 caps bersama timnas senior.

Selain kiprah di lapangan hijau, Jota juga dikenal sebagai penggemar e-sports. 

Dia sempat menduduki peringkat #1 dunia dalam game FIFA 21 dan bahkan mendirikan tim e-sports sendiri bernama Luna Galaxy.

Yang membuat kabar ini semakin menyayat, Jota baru saja menikahi sang kekasih, Rute Cardoso, pada 22 Juni lalu.

Dia meninggalkan tiga anak yang masih kecil.

Jota bukan hanya penyerang bertalenta—ia adalah panutan, baik di dalam maupun di luar lapangan.

Kepergiannya meninggalkan luka mendalam bagi dunia sepak bola, namun warisan dan semangatnya akan terus hidup di hati para penggemar. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#spanyol #Liverpool #profil Diogo Jota #pecah ban #Kecelakaan