Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Locarno Film Festival 2025 Gaet Asmara Abigail Jadi Juri, Bukti Eksistensi Perfilman Indonesia di Panggung Dunia

Asmaul Yuli Wijayanti • Selasa, 22 Juli 2025 | 21:41 WIB
Aktris Indonesia Asmara Abigail terpilih sebagai juri Locarno Film Festival 2025
Aktris Indonesia Asmara Abigail terpilih sebagai juri Locarno Film Festival 2025

RADARTUBAN- Aktris sekaligus bintang film Indonesia, Asmara Abigail didapuk sebagai salah satu juri dalam ajang bergengsi Locarno Film Festival 2025, yang merupakan festival film kelas dunia yang selalu rutin diadakan di Swiss.

Asmara Abigail akan bersanding bersama juri yang lainnya yakni La Frances Hui (Direktur Departemen Film, Museum of Modern Art- MoMA, New York) dan Kaji Kusruti (Aktris All we Imagine as Light).

Tergabungnya Asmara Abigail sebagai jajaran juri pada festival film tersebut membuat dirinya kembali menorehkan prestasi di kancah internasional.

Sebab menjadi salah satu pengakuan bagi dirinya atas kontribusinya yang berdampak dalam dunia seni peran perfilman Indonesia.

Locarno Film Festival merupakan salah satu festival film tertua serta bergengsi yang ada di Eropa, festival ini pertama kali digelar pada 23 Agustus 1946.

Locarno Film Festival menjadi salah satu festival film yang membantu membentuk karir sutradara kelas dunia.

Selain itu, festival ini juga menjadi wadah untuk memperkenalkan trend di dunia perfilman serta menjadi tolak ukur karir internasional para penggiat film.

Beberapa judul film yang dibintangi oleh Asmara Abigail The Science of Fictions (2019) dan Stone Turtle (2022) juga eksis di panggung Locarno.

Pada Locarno Film Festival ke-78 ini akan memberikan penghargaan Leopard of Honor untuk Alexander Payne dan Lifetime Achievement Award untuk Lucy Liu.

Asmara Abigail pertama kali debut pada film Setan Jawa (2016), namanya semakin dikenal saat ia membintangi film Pengabdi Setan dan Perempuan Tanah Jahanam hingga mendapatkan perhatian internasional.

Ia juga menoreh prestasi pada 3 nominasi Piala Citra hingga telah membintangi lebih dari 30 film.

3 Piala Citra yang berhasil di dapatkan Asmara Abigail di antaranya Mudik (International Film Festival and Awards Macao 2019), Yuni (Pemenang Platform Prize - Toronto International Film Festival 2021), Till Death Do Us Part (Rotterdam Film Festival 2025).

Sebelumnya ia juga sempat di percaya menjadi juri pada acara Jakarta Film Week, Alternativa Film Festival, serta ReelOzInd! yang menampilkan karya lokal, regional, dan isu-isu sosial. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#juri Locarno Film Festival 2025 #perfilman indonesia #Locarno Film Festival #La Frances Hui #festival film #asmara abigail