Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Presiden Prabowo Apresiasi Penurunan 33% Kasus Karhutla 2025, Tegaskan Peran Kunci Kementerian dan Tim Tanggap

Ika Nur Jannah • Senin, 4 Agustus 2025 | 17:45 WIB
Presiden Prabowo Subianto ketika memimpin rapat
Presiden Prabowo Subianto ketika memimpin rapat

RADARTUBAN - Presiden Prabowo Subianto memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran menteri dan lembaga terkait atas keberhasilan menurunkan angka kebakaran hutan dan lahan (karhutla) secara signifikan sepanjang tahun ini.

Dalam rapat terbatas yang dipimpinnya secara virtual dari Hambalang, Kabupaten Bogor, Prabowo menyampaikan bahwa luas karhutla per 1 Agustus 2025 tercatat hanya 8.955 hektare.

Angka ini menunjukkan penurunan drastis sebesar 33,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 376.805 hektare.

Penurunan ini disebut sebagai hasil kerja keras dan kolaborasi lintas kementerian, mulai dari Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Kehutanan, hingga tim penanggulangan karhutla di lapangan.

Mereka dinilai berhasil menjalankan strategi mitigasi, pengawasan, dan penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran hutan dan lahan.

Presiden juga mengingatkan agar seluruh tim tidak lengah, mengingat musim kemarau masih berlangsung dan diprediksi mencapai puncaknya hingga akhir Agustus.

Potensi kebakaran di wilayah rawan tetap harus diantisipasi dengan langkah cepat dan terukur.

Rapat terbatas tersebut turut dihadiri oleh sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju, seperti Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta Panglima TNI Agus Subiyanto. Mereka bersama-sama membahas strategi antisipatif menghadapi puncak musim kemarau, termasuk memastikan kesiapan respons cepat di lapangan.

Upaya pencegahan karhutla tahun ini juga melibatkan pengerahan helikopter water bombing, percepatan Operasi Modifikasi Cuaca, serta penguatan koordinasi lintas sektor di daerah-daerah yang dinilai rawan.

Pemerintah berharap tren penurunan ini bisa terus dipertahankan, bahkan ditekan lebih jauh, demi menjaga kelestarian lingkungan dan mengurangi dampak kebakaran terhadap masyarakat dan ekosistem.

Presiden Prabowo menutup rapat dengan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, dan berharap kinerja positif ini bisa terus dijaga.

Dia menegaskan bahwa menjaga lingkungan bukan hanya soal angka, tetapi soal komitmen bersama untuk melindungi masa depan bangsa. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#kementerian lingkungan hgidup #kementerian kehutanan #karhutla #musim kemarau #kebakaran hutan dan lahan #Luas karhutla turun drastis #presiden prabowo subianto