RADARTUBAN - sejumlah pengguna layanan dompet digital GoPay mengeluhkan masalah gagal Top Up di platform tersebut, pada Senin, (4/8) Siang.
Meskipun saldo di rekening mereka sudah terpotong, saldo GoPay tidak bertambah di akun masing-masing.
Masalah ini membuat banyak pengguna kesulitan untuk menggunakan layanan terkait seperti pemesanan ojek online.
Salah satu pengguna, Martin, 26, menceritakan bahwa ia sudah melakukan top up sebesar Rp300.000 melalui rekening bank, tapi saldo GoPay-nya tidak bertambah meskipun riwayat transaksi di aplikasi Gojek menunjukkan status berhasil.
Pengguna lain juga menyampaikan keluhan serupa di media sosial, mempertanyakan kendala tersebut dan meminta penjelasan dari pihak Gojek.
Hingga berita ini dibuat, beberapa pengguna masih menunggu pengembalian saldo atau konfirmasi penyelesaian permasalahan.
Pihak Gojek melalui layanan pelanggan menyarankan agar pengguna yang mengalami kendala seperti ini melaporkan secara langsung melalui formulir pengaduan di aplikasi.
Biasanya, apabila transaksi gagal, saldo yang terpotong akan dikembalikan secara otomatis dalam waktu maksimal 2x24 jam pada hari kerja.
Jika tidak kunjung kembali, pengguna disarankan untuk menghubungi layanan pelanggan Gojek agar proses pengecekan dapat dilakukan lebih lanjut.
Masalah gagal Top Up ini diduga terjadi karena gangguan teknis sistem pada Senin siang, yang berdampak pada sebagian pengguna GoPay.
Meski demikian, pengisian saldo GoPay di beberapa akun lain masih berjalan normal tanpa gangguan.
Pengguna diharapkan tetap berhati-hati dan mengonfirmasi setiap transaksi yang mengalami kendala agar tidak merugikan diri sendiri.
Pihak Gojek juga diharapkan segera memperbaiki masalah ini demi menjaga kepercayaan pengguna. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni