RADARTUBAN – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati akhirnya muncul di Sidang Kabinet yang digelar di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Minggu (31/8).
Kehadirannya langsung menyedot perhatian publik, lantaran sedang diterpa isu kencang soal pengunduran diri pasca insiden perusakan dan penjarahan di rumah pribadinya.
Sri Mulyani tampak meninggalkan Kantor Presiden bersama jajaran menteri lainnya.
Mantan Kepala Bappenas itu berjalan beriringan dengan Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono yang setia mendampinginya.
Tatapan media langsung tertuju padanya, berharap ada pernyataan resmi terkait rumor mundurnya perempuan yang selama ini dikenal sebagai “Srikandi APBN” itu.
Namun, ketika dicecar awak media dengan pertanyaan seputar isu pengunduran diri, Sri Mulyani hanya melempar senyum tipis.
Tanpa sepatah kata pun keluar dari bibirnya. Gestur itu justru semakin mempertebal spekulasi bahwa ada dinamika serius yang sedang terjadi di lingkar kabinet.
Sumber internal Istana menyebut, sidang kabinet kali ini membahas kondisi politik dan ekonomi terkini, termasuk stabilitas fiskal di tengah gonjang-ganjing politik.
Kehadiran Sri Mulyani, meski bungkam, seolah ingin menunjukkan bahwa dirinya masih menjalankan tugas negara. Namun, diamnya Sri Mulyani saat ditanya media justru membuka ruang tafsir lebih luas.
Publik kini menunggu kepastian: apakah Sri Mulyani benar-benar akan melayangkan surat pengunduran diri kepada Presiden Prabowo, ataukah isu tersebut hanya riak politik yang sengaja digoreng di tengah situasi politik yang memanas saat ini.
Tagar #SriMulyani langsung meramaikan jagat media sosial.
Banyak yang menyayangkan jika mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu benar-benar angkat kaki dari kabinet.
Pasalnya, perempuan kelahiran 1962 itu dinilai sebagai figur yang mampu menjaga kredibilitas fiskal Indonesia di mata internasional.
Di sisi lain, ada pula suara-suara yang menilai Sri Mulyani tengah berada dalam tekanan politik yang sulit ia redam sendirian.
Situasi semakin kompleks setelah muncul kabar beberapa partai besar mendorong reshuffle kabinet demi menata ulang arah pemerintahan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi baik dari Sri Mulyani maupun dari pihak Istana.
Semua pihak kini menunggu apakah Presiden Prabowo akan memberi pernyataan tegas soal masa depan sang menteri keuangan andalan. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama