Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

UEFA Setujui La Liga dan Serie A Main di Luar Negeri Meski Tetap Menolak Gagasan Itu

Bihan Mokodompit • Rabu, 8 Oktober 2025 | 19:45 WIB
UEFA Akhirnya Setujui Pertandingan La Liga dan Serie A di Luar Eropa
UEFA Akhirnya Setujui Pertandingan La Liga dan Serie A di Luar Eropa

RADARTUBAN - UEFA setujui La Liga dan Serie A main di luar negeri setelah melalui proses panjang dan penuh pertimbangan.

Keputusan ini diambil dengan berat hati oleh badan sepak bola Eropa tersebut, yang tetap menegaskan penolakannya terhadap ide pertandingan liga domestik digelar di luar tanah asal.

Presiden UEFA, Aleksander Čeferin, menyampaikan bahwa langkah ini diambil bukan untuk membuka peluang baru, melainkan karena adanya celah dalam regulasi internasional.

“Pertandingan liga seharusnya dimainkan di tanah air masing-masing,” ujarnya.

Pernyataan itu menegaskan bahwa UEFA ingin menjaga nilai tradisional sepak bola Eropa agar tidak tergerus kepentingan bisnis global.

Baca Juga: Tekanan Internasional Semakin Memanas, Timnas Israel Terancam Dikeluarkan dari UEFA

La Liga dan Serie A Jadi Pendorong Utama Gagasan Ini

La Liga dan Serie A menjadi dua kompetisi pertama yang mengajukan izin kepada UEFA untuk menggelar pertandingan luar negeri.

Serie A berencana menggelar laga AC Milan melawan Como di Perth, Australia, pada Februari tahun depan.

Sementara itu, La Liga mengusulkan pertandingan Villarreal kontra Barcelona di Miami pada akhir 2025.

Belum pernah sebelumnya ada pertandingan domestik Eropa yang berlangsung di luar benua tersebut.

Karena itu, duel antara Villarreal dan Barcelona bisa menjadi pertandingan luar negeri bersejarah.

Meski begitu, UEFA menegaskan keputusan ini bersifat sementara dan tidak boleh dianggap sebagai preseden.

Pertimbangan UEFA: Regulasi Global Masih Belum Jelas

Dalam pernyataan resminya, UEFA menjelaskan bahwa keputusan ini diambil “secara luar biasa karena adanya celah dalam regulasi di tingkat global.”

Komite Eksekutif UEFA sebelumnya telah melakukan konsultasi dengan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari klub, liga, pemain, hingga lembaga Eropa.

Hasilnya menunjukkan penolakan luas terhadap ide pertandingan liga domestik yang digelar di luar negeri.

Namun, karena kerangka regulasi FIFA yang relevan masih belum cukup jelas dan rinci, UEFA dengan terpaksa memberikan izin “dalam kasus luar biasa” untuk dua laga tersebut.

“Meski kami menyesal harus mengizinkan dua pertandingan ini, keputusan ini bersifat luar biasa dan tidak boleh dianggap sebagai preseden baru,” kata Aleksander Čeferin.

Ia menegaskan komitmen UEFA untuk melindungi integritas liga nasional serta menjaga agar sepak bola tetap berakar di lingkungan asalnya.

Demi Mengejar Dominasi Finansial Premier League

La Liga dan Serie A memang tengah berupaya keras untuk menyaingi kekuatan finansial Premier League.

Kedua liga tersebut berambisi memperluas pasar global melalui pertandingan luar negeri yang dianggap bisa meningkatkan pendapatan dan eksposur internasional.

Meski berpotensi menguntungkan secara ekonomi, langkah ini tetap menuai kritik dari para penggemar sepak bola tradisional.

Banyak pihak khawatir bahwa esensi kompetisi domestik akan memudar jika pertandingan terus dipindahkan ke luar negeri.

Sebagai perbandingan, beberapa pengamat menilai fenomena ini mirip dengan ekspansi liga olahraga Amerika, seperti NFL, yang sukses menggelar laga di Eropa selama satu dekade terakhir.

Namun bagi UEFA, menjaga identitas dan integritas sepak bola tetap menjadi prioritas utama, meskipun La Liga dan Serie A berupaya beradaptasi dengan tuntutan zaman. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#luar negeri #la liga #AC Milan #FIFA #serie A #UEFA #Barcelona