RADARTUBAN- Duka mendalam menyelimuti dunia industri musik Tanah Air, Raidy Noor salah satu musisi legendaris dan berbakat pada era 1980-an menghembuskan napas terakhirnya pada Rabu (15/10).
Kabar tersebut disampaikan langsung oleh Stanley Tulung, ia mengatakan bahwa jenazah disemayamkan di rumah duka di Jalan Kuricang III Blok GC 4 Nomor 7, Bintaro Sektor 3A, Tangerang Selatan. Kemudian dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan.
"Innalillahi wa innailaihi rojiun. Telah berpulang ke Rahmatullah, almarhum Gusti Firizal Ridwansyah Noor atau Raidy Noor pada Rabu, 15 Oktober 2025 pukul 21.50 WIB," ungkap Stanley.
Raidy Noor adalah seorang musisi, komposer, produser, sekaligus bassist legendaris Indonesia, ia mengembangkan kariernya sejak tahun 1970-an.
Raidy sendiri aktif dalam dunia musik sejak usia remaja, pada saat remaja ia telah membentuk grup vokal dan band.
Ia juga dikenal sebagai pendiri serta bassist andalan dari grup musik The Cockpit Band.
Raidy sendiri adalah alumni SMA 3 Jakarta, yang telah banyak melahirkan musisi serta penulis lagu hebat Indonesia seperti Ikang Fawzi, Addie MS, Fariz RM, Deddy Dhukun, hingga James F. Sundah.
Bersama Ikang Fawzi, Addie MS, dan Cendi Luntungan, Raidy membentuk sebuah band bernama 'Staff' yang mengusung perpaduan antara musik R&B, funk, soul, dan rock. Namun band tersebut bubar, karena perjalanan musik anggotanya yang berbeda.
Pada tahun 1981 Raidy mengeluarkan album solo berjudul 'Sapa Semesta'. Ia juga dikenal sebagai seorang bassist dengan karakternya yang unik pada masanya.
Dibalik layar, Raidy kerap kali bekerja sama dengan beberapa studio rekaman serta terlibat proyek dengan musisi besar seperti Fariz RM, Erwin Gutawa, Indra Lesmana, Mus Mujiono, hingga musisi muda era 2000-an.(*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni