Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Purbaya Akui Coretax Belum Rampung dalam Sebulan, Tapi Perbaikan Terus Meningkat

Siti Rohmah • Sabtu, 25 Oktober 2025 | 21:35 WIB
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

RADARTUBAN - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengakui bahwa perbaikan sistem Coretax belum dapat diselesaikan dalam waktu sebulan seperti yang sebelumnya dijanjikan.

Meski begitu, ia memastikan progres perbaikan sistem terus menunjukkan kemajuan positif.

Purbaya menjelaskan, hambatan utama dalam penyempurnaan sistem ini berasal dari kontrak kerja sama dengan LG CNS-Qualysoft Consortium selaku vendor.

Ia menuturkan bahwa sebagian kendala teknis yang dapat diakses oleh tim internal pemerintah telah diselesaikan, sementara sisanya masih membutuhkan koordinasi dengan pihak LG.

“Ternyata masih ada bagian yang terikat kontrak dengan LG, di mana kami belum diberi akses karena mereka masih mengerjakannya. Akses baru diberikan ke kami pada Desember nanti,” ujar Purbaya dalam konferensi pers di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat.

Menurutnya, permasalahan yang menghambat kinerja Coretax terbagi ke dalam empat lapisan utama, yakni upper layer, middle layer, programming layer, dan operational layer.

Pada upper layer, gangguan disebabkan oleh jaringan internet dari Telkom yang belum optimal, sehingga memicu kendala seperti time out dan kesulitan login bagi pengguna.

“Status Telkom sudah di-take out, sementara trafik dialihkan ke Lintasarta. Jadi, bagian upper layer sudah selesai diperbaiki,” ujarnya.

Sementara di middle layer, kendala muncul akibat manajemen session dan cookie yang belum tertata baik, menyebabkan halaman sering terlempar, akses melambat, atau bahkan terblokir.

Untuk mengatasinya, Kemenkeu telah menambahkan Content Delivery Network (CDN) dan firewall guna memperkuat perlindungan aplikasi.

Di sisi programming layer, permasalahan terjadi karena logic pemrograman yang belum sempurna sehingga memunculkan error pada pengguna.

Purbaya mengungkapkan bahwa perbaikan di lapisan ini masih terbatas karena sebagian besar kendalanya masih di bawah tanggung jawab LG.

“Sekarang respons LG sudah lebih cepat, meskipun belum maksimal. Mereka sudah kirim tim ke sini, dan kami optimalkan perbaikan sesuai kewenangan yang kami miliki,” ujarnya.

Adapun di operational layer, permasalahan yang kerap muncul berupa error 500 dan lambatnya tampilan data.

Purbaya menyebutkan bahwa perbaikan di lapisan ini masih dalam tahap analisis lebih lanjut.

Ia optimistis seluruh kendala pada sistem Coretax dapat terselesaikan pada Januari atau Februari 2026, bertepatan dengan berakhirnya kontrak kerja sama dengan vendor.

Purbaya juga menegaskan keyakinannya bahwa Indonesia memiliki sumber daya manusia yang cukup kuat untuk mengembangkan teknologi sistem perpajakan secara mandiri di masa depan.

“Kami yakin, ke depan kita bisa lebih mandiri dan tidak lagi bergantung pada vendor asing dalam membangun teknologi kita sendiri,” tegasnya.(*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#menteri keuangan #Purbaya Yudhi Sadewa #Perbaikan Sistem Coretax #lg #Coretax