Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Distribusi BBM dan Elpiji Dipantau Real-Time, Pertamina Antisipasi Lonjakan Libur Akhir Tahun

Yudha Satria Aditama • Minggu, 7 Desember 2025 | 17:02 WIB

Antrean kendaraan bermotor roda dua dan roda empat memadati SPBU Sleko Tuban, Jalan Pahlawan kemarin (26/10).
Antrean kendaraan bermotor roda dua dan roda empat memadati SPBU Sleko Tuban, Jalan Pahlawan kemarin (26/10).

RADARTUBAN - Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) mengaktifkan Satuan Tugas (Satgas) Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 dengan cara berbeda.

Satgas tersebut disiagakan lebih lama dan lebih awal dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Jika pada periode Nataru umumnya Satgas baru berjalan mulai Desember, tahun ini Pertamina sudah menyiagakannya sejak 13 November 2025 dan akan beroperasi hingga 11 Januari 2026.

Percepatan ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat pada tiga puncak arus perjalanan, yaitu 24–25 Desember 2025, 31 Desember–1 Januari 2026.

Serta arus balik pada 2–4 Januari 2026.

Baca Juga: Subholding Upstream Pertamina Pastikan Pasokan Energi Aman Jelang Nataru 2025, Produksi Migas Tetap Optimal

Area Manager Communication, Relations and CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menyampaikan bahwa percepatan Satgas penting untuk memastikan pengawasan distribusi energi sejak dini.

“Peningkatan kebutuhan BBM dan LPG diprediksi terjadi seiring melonjaknya mobilitas masyarakat yang melakukan perjalanan,” ujarnya.

Sebagai langkah pengamanan pasokan, Pertamina Jatimbalinus mengoptimalkan jaringan layanan energi yang mencakup 1.473 SPBU, 907 Pertashop, dan 1.209 agen LPG.

Selain itu, disiagakan pula 644 SPBU Siaga 24 jam, 917 Agen LPG Siaga, 7 titik BBM dan Kiosk Pertamina Siaga, serta 41 motoris/produk delivery service (PDS) yang mobile untuk menjangkau wilayah permukiman dan jalur wisata.

Pada jalur rawan kemacetan, Pertamina menempatkan 17 mobil tangki siaga sebagai kantong suplai guna mempercepat respon distribusi.

Tak hanya memastikan energi tetap tersedia, Pertamina juga menghadirkan fasilitas pendukung pemudik melalui 3 Serambi MyPertamina di rest area dan titik keramaian.

Fasilitas tersebut menyediakan area istirahat, mini klinik, nursery, barbershop, hingga arena bermain anak.

Seluruh aktivitas distribusi energi dipantau melalui command center Satgas dengan sistem monitoring real-time.

Sehingga penambahan suplai dapat segera dilakukan jika terjadi lonjakan permintaan di lapangan. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#nataru #natal #pertamina #CSR #tahun baru #energi