Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Black Garlic: Si Hitam Manis yang Kaya Antioksidan dan Baik untuk Imunitas hingga Jantung

Alifah Nurlias Tanti • Selasa, 9 Desember 2025 | 02:30 WIB
Fermentasi bawang putih menghasilkan black garlic yang kaya nutrisi
Fermentasi bawang putih menghasilkan black garlic yang kaya nutrisi

RADARTUBAN – Banyak orang mungkin masih menganggap black garlic atau bawang hitam sebagai bahan kuliner unik yang jarang digunakan atau hanya dipakai koki profesional.

Padahal, makanan satu ini hanyalah bawang putih biasa yang melalui proses pemanasan bersuhu rendah dalam waktu lama, sehingga menghasilkan perubahan total pada rasa, tekstur, dan warnanya.

Warna hitam yang muncul bukan tanda kerusakan, melainkan proses alami yang membuat bawang memiliki tekstur lebih lembut, rasa manis-asam, serta aroma yang lebih kaya.

Tak hanya itu, kandungan nutrisinya pun meningkat sehingga black garlic kini semakin populer sebagai bumbu masakan sekaligus suplemen alami.

Proses Fermentasi Hasilkan Rasa dan Nutrisi Kaya

Proses fermentasi berkepanjangan membuat bawang putih berubah menjadi bahan dengan rasa yang lebih dalam dan kompleks.

Selain menghadirkan cita rasa yang unik, black garlic juga mengandung nutrisi tinggi dan antioksidan.

Tak heran jika bahan ini makin sering direkomendasikan, mulai dari menu harian, pola makan sehat, hingga produk suplemen.

Dengan rasa manis dan sedikit asam yang khas, serta berbagai kandungan baik di dalamnya, black garlic pantas disebut sebagai superfood yang patut dicoba.

1. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Menurut Halodoc, bawang hitam mengandung antioksidan tinggi, terutama S-allylcysteine (SAC), yang berperan penting dalam memperkuat imunitas.

Antioksidan ini membantu mengurangi peradangan sekaligus melindungi tubuh dari risiko berbagai penyakit.

2. Baik untuk Kesehatan Jantung

Masih dikutip dari Halodoc, senyawa bioaktif dalam black garlic mampu menekan pembentukan enzim dan protein pemicu peradangan.

Dampaknya, kadar trigliserida dan kolesterol dapat dikontrol, dan elastisitas pembuluh darah terjaga—dua faktor penting untuk kesehatan jantung.

3. Mendukung Kesehatan dan Fungsi Otak

Kandungan antioksidan dan sifat antiinflamasi pada black garlic diyakini membantu menjaga fungsi otak.

Senyawa tersebut melindungi otak dari peradangan akibat bahan tambahan makanan serta paparan zat berbahaya lainnya.

Baca Juga: Sekali Panen, Petani Bawang di Tuban Bisa Dapat Untung Rp 20 Juta

Hal ini menjaga daya ingat, fokus, dan fungsi kognitif lainnya agar tetap optimal.

4. Berpotensi Menekan Risiko Kanker

Halodoc juga menyebut bahwa senyawa dalam bawang hitam berpotensi membantu menghentikan perkembangan sel kanker.

Kandungannya diyakini mampu menghambat pertumbuhan tumor, memicu mekanisme penghentian sel abnormal, dan mendukung produksi protein yang membantu tubuh melawan sel kanker.

Baca Juga: Harga Bawang Putih dan Bawang Merah di Tuban Stabil

5. Membantu Menyeimbangkan Gula Darah

Menurut WebMD, black garlic bekerja serupa dengan bawang putih mentah yang berpotensi membantu menstabilkan kadar gula darah.

Dengan begitu, bahan ini bukan hanya memperkaya rasa makanan, tetapi juga menjadi pilihan alami untuk menjaga kesehatan metabolik.

Cara Konsumsi yang Mudah dan Variatif

Karena rasanya lebih manis dan teksturnya lebih lembut, black garlic bisa dimakan langsung tanpa olahan tambahan.

Selain itu, bawang hitam cocok dicampurkan ke saus, sup, tumisan, hingga salad. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#Bawang Hitam #kuliner #Fermentasi #nutrisi #black garlic