Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Dinas Pendidikan Siapkan Pendampingan Trauma bagi Siswa Korban Insiden Mobil MBG di Cilincing

Siti Rohmah • Jumat, 12 Desember 2025 | 14:59 WIB
Dirjen Dikdasmen Gogot Suharwoto menjenguk korban insiden mobil MBG di RSUD Koja
Dirjen Dikdasmen Gogot Suharwoto menjenguk korban insiden mobil MBG di RSUD Koja

RADARTUBAN - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah memastikan bahwa layanan trauma healing disiapkan bagi siswa SDN Kalibaru 01, Cilincing, Jakarta Utara, pasca-insiden mobil pengangkut paket Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menabrak pagar sekolah dan sejumlah murid.

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Atip Latipulhayat, mengonfirmasi hal tersebut pada Kamis, 11 Desember 2025.

“Pihak dinas pendidikan sudah menyiapkan pendampingan trauma bagi para siswa,” ujarnya.

Menurut Atip, selain perwakilan Kemendikdasmen yang menjenguk korban di rumah sakit, Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta juga telah meninjau lokasi kejadian dan menemui para korban.

Ia menyebutkan bahwa satu guru turut menjadi korban dalam insiden tersebut, sementara enam siswa membutuhkan perawatan intensif.

Sebelumnya, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menyampaikan bahwa Dirjen PAUD-Dikdasmen telah mewakili kementerian untuk menjenguk para korban.

Namun, Mu’ti memilih tidak memberikan banyak komentar dan meminta agar penanganan informasi terkait kecelakaan yang melibatkan kendaraan distribusi MBG dikoordinasikan melalui Badan Gizi Nasional (BGN). “Sebaiknya kontak BGN,” ujarnya.

Hingga saat ini, tercatat 21 korban sedang menjalani perawatan intensif. Lima korban dirawat di RSUD Koja dan enam lainnya di RSUD Cilincing, sementara sepuluh korban lainnya masih dalam proses pendataan oleh pemerintah daerah.

Badan Gizi Nasional, selaku pelaksana program MBG, menegaskan tidak ada korban meninggal dalam kejadian tersebut, sekaligus meluruskan kabar yang sebelumnya beredar.

“Tidak ada. Tidak ada korban meninggal,” kata Wakil Kepala BGN, Nanik Sudaryati Deyang.

Insiden terjadi sekitar pukul 06.39 WIB ketika mobil yang dikemudikan AI, 34 tahun, warga Kalibaru, mendadak menerobos pagar sekolah dan melaju ke arah lapangan tempat para siswa mengikuti kegiatan literasi pagi sebelum memulai pelajaran.(*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah #layanan trauma healing #mobil mbg tabrak siswa #dinas pendidikan dki jakarta #SDN Kalibaru 01 #Mbg