Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Dirut PLN Pastikan Listrik Aceh Pulih Total, 20 Gardu Induk Kembali Normal Pascabencana

Siti Rohmah • Selasa, 23 Desember 2025 | 00:35 WIB

 

Petugas PLN memperbaiki gardu listrik yang rusak pasca bencana banjir bandang dan longsor di Aceh.
Petugas PLN memperbaiki gardu listrik yang rusak pasca bencana banjir bandang dan longsor di Aceh.

RADARTUBAN - Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo memastikan sistem kelistrikan di Provinsi Aceh telah pulih sepenuhnya pascabencana.

Seluruh 20 Gardu Induk (GI) di wilayah tersebut kini kembali beroperasi normal, sehingga pasokan listrik ke masyarakat dapat berjalan stabil.

“Alhamdulillah, sistem kelistrikan Aceh sudah pulih. Seluruh gardu induk kembali beroperasi normal, ditopang pembangkit dan jaringan transmisi yang telah berfungsi. Ini menjadi fondasi penting bagi stabilnya pasokan listrik bagi masyarakat,” ujar Darmawan dalam keterangan tertulis yang diterima di Banda Aceh, Minggu.

Menurut Darmawan, pemulihan kelistrikan Aceh didukung penormalan menyeluruh pada sisi pembangkitan dan transmisi.

Salah satu tonggak utama adalah beroperasinya kembali Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Nagan Raya, yang memastikan suplai listrik ke seluruh gardu induk di Aceh dapat disalurkan secara optimal.

Setelah sistem utama kembali normal, PLN kini memusatkan perhatian pada percepatan pemulihan jaringan distribusi hingga ke pelanggan, terutama di wilayah yang memiliki tantangan geografis serta akses yang masih terbatas.

“Sesuai arahan pemerintah, kami terus mempercepat pemulihan kelistrikan pascabencana agar listrik dapat kembali dinikmati masyarakat,” kata Darmawan.

Ia menambahkan, upaya penormalan dilakukan dengan dukungan dan kolaborasi berbagai pihak.

Selain mengoperasikan PLTU Nagan Raya dengan cadangan sistem yang memadai, PLN juga mengoptimalkan jalur transmisi Nagan–Sigli sebagai bagian dari sistem kelistrikan Aceh.

PLN turut memulihkan jaringan transmisi Arun–Bireuen serta Pangkalan Brandan–Langsa, yang menjadi tulang punggung interkoneksi Sumatra–Aceh dan sebelumnya sempat terputus akibat banjir dan tanah longsor.

Darmawan menegaskan, seluruh tahapan pemulihan dilaksanakan dengan mengutamakan keselamatan masyarakat.

“Penormalan distribusi dilakukan secara bertahap dan aman, terutama di wilayah yang masih tergenang air atau lumpur, agar masyarakat dapat kembali menikmati listrik dengan nyaman,” ujarnya.

PLN berkomitmen terus mendampingi masyarakat Aceh dalam meningkatkan layanan kelistrikan serta memantau keandalan sistem secara berkelanjungan hingga seluruh pelanggan kembali menikmati pasokan listrik secara normal.

“Bagi pelanggan yang listriknya belum menyala, kami terus berkoordinasi dan memastikan instalasi pelanggan aman sebelum pasokan kembali disalurkan,” kata Darmawan.(*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#suplai listrik #listrik Aceh #aceh #PLN #pascabencana