RADARTUBAN- Kereta cepat Whoosh mengalami lonjakan penumpang signifikan selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026.
Ribuan penumpang memadati layanan kereta cepat Jakarta–Bandung, dengan kepadatan diprediksi berlanjut hingga akhir pekan, Senin (5/1).
General Manager Corporate KCIC, Eva Chairunisa, mengungkapkan penjualan tiket pada Rabu (31/12) mencapai 16.000 lembar, meningkat 25 persen dibandingkan hari normal.
Baca Juga: Whoosh Siap Hadapi Cuaca Buruk Saat Libur Nataru 2025/2026, KCIC Pastikan Keselamatan Penumpang
Sejak 19 Desember 2025, rata-rata jumlah penumpang harian tercatat mencapai 22.500 orang.
Tingginya minat masyarakat memanfaatkan Whoosh untuk berwisata ke Bandung turut mendorong tingkat okupansi Stasiun Halim Perdanakusuma yang menembus angka 90 persen, terutama pada jam siang hingga malam hari.
Meski padat, operasional kereta tetap berjalan lancar dan sesuai jadwal.
Baca Juga: Menkeu Purbaya Siap Terbang ke China Bahas Utang Whoosh, Asal Biaya Ditanggung Danantara
Selama periode libur Nataru, KCIC mengoperasikan 62 perjalanan Whoosh per hari, meningkat 29 persen dari kondisi normal yang hanya 48 perjalanan.
Kereta terakhir diberangkatkan pukul 21.00 WIB dari Stasiun Halim, Padalarang, dan Tegalluar, dengan pengawasan ketat demi keamanan dan kenyamanan penumpang.
Eva mengimbau calon penumpang untuk merencanakan perjalanan lebih awal, datang tepat waktu ke stasiun, serta membawa barang secukupnya.
KCIC juga memprediksi puncak arus balik nasional pada 2 Januari 2026 akan berdampak langsung pada tingginya volume penumpang rute Jakarta–Bandung. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni