Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Angka Kecelakaan Nataru 2025 Turun Drastis, Korlantas Polri Ungkap Fakta di Lapangan

Cicik Nur Latifah • Minggu, 4 Januari 2026 | 17:46 WIB
Ilustrasi kepadatan ruas jalan tol saat libur Nataru.
Ilustrasi kepadatan ruas jalan tol saat libur Nataru.

RADARTUBAN - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mencatat penurunan signifikan angka kecelakaan lalu lintas selama masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025.

Berdasarkan hasil evaluasi pelaksanaan Operasi Lilin 2025, jumlah kecelakaan berhasil ditekan lebih dari 7 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho mengungkapkan bahwa tren keselamatan lalu lintas pada pergantian tahun ini menunjukkan hasil yang positif.

Data mencatat, sepanjang periode Nataru 2025 terdapat 3.183 kejadian kecelakaan.

Baca Juga: Lonjakan Penumpang Libur Nataru, Kereta Cepat Whoosh Catat Okupansi di Atas 90 Persen

“Sedangkan tahun 2025 tercatat 3.183 kejadian, sehingga mengalami penurunan 247 kejadian atau kurang lebih 7,20 persen,” ujar Agus kepada wartawan, Sabtu (3/1).

Tak hanya dari sisi jumlah kejadian, angka fatalitas korban meninggal dunia juga mengalami penurunan cukup drastis.

Pada periode Nataru 2024, korban jiwa akibat kecelakaan tercatat sebanyak 553 orang. Sementara pada Nataru 2025, jumlah tersebut turun menjadi 403 orang.

“Sehingga mengalami penurunan 150 orang atau kurang lebih 27,12 persen,” tambah Agus.

Menariknya, penurunan angka kecelakaan ini terjadi di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat selama libur Nataru.

Korlantas Polri mencatat lonjakan volume kendaraan yang melintasi empat gerbang tol utama, yakni Gerbang Tol Cikampek Utama, Kalihuripan Utama, Ciawi, dan Cikupa.

Peningkatan volume kendaraan tersebut terjadi baik untuk arus keluar maupun masuk Jakarta jika dibandingkan dengan Lalu Lintas Harian Rata-rata (LHR) normal.

Agus menyebut, kenaikan arus keluar Jakarta mencerminkan tingginya pergerakan masyarakat yang memanfaatkan libur panjang untuk bepergian ke luar kota.

“Dibandingkan dengan periode Operasi Lilin tahun 2024/2025, arus keluar Jakarta mengalami kenaikan, yang mencerminkan meningkatnya pergerakan masyarakat untuk berlibur ke luar wilayah,” jelasnya.

Arus Balik Terkendali

Meski arus keluar Jakarta mengalami lonjakan, Korlantas Polri memastikan arus balik berjalan relatif terkendali.

Berbagai strategi pengaturan lalu lintas yang diterapkan di lapangan dinilai efektif dalam mencegah terjadinya kepadatan ekstrem pada satu titik waktu.

“Sementara itu, arus masuk Jakarta relatif stabil dengan kecenderungan menurun, menandakan arus balik dapat dikendalikan dengan baik dan tersebar secara merata,” kata Agus.

Secara keseluruhan, pelaksanaan Operasi Lilin 2025 yang berlangsung sejak 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026 dinyatakan berjalan aman, lancar, dan kondusif. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#nataru #operasi #evaluasi #korlantas #Polri #tahun baru