Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Viral Sajian Matcha dengan Gimik Infusan di Bali, Netizen Ramai Pertanyakan Keamanan

Cicik Nur Latifah • Selasa, 6 Januari 2026 | 14:35 WIB
Cairan matcha berwarna hijau muda dimasukkan ke dalam kantong infus
Cairan matcha berwarna hijau muda dimasukkan ke dalam kantong infus

RADARTUBAN – Sebuah kafe di Bali menuai sorotan publik setelah menyajikan minuman matcha dengan konsep tak biasa.

Minuman tersebut disajikan menggunakan kantong dan selang menyerupai infus medis, sehingga memicu perdebatan dan kekhawatiran netizen terkait aspek keamanan, kebersihan, hingga legalitas alat yang digunakan.

Dalam video yang viral di media sosial, terlihat cairan matcha berwarna hijau muda dimasukkan ke dalam kantong infus berlabel “Otsu – D5 Dextrose monohydrate Intravenous Infusion” berkapasitas 500 mililiter.

Kantong tersebut digantung layaknya infus di rumah sakit, lengkap dengan skala takaran dan selang di bagian bawah.

Diketahui, gimik penyajian tersebut dilakukan oleh sebuah kafe bernama Buba Tea Bali.

Namun, alih-alih menarik perhatian secara positif, konsep ini justru menuai kritik dan pertanyaan dari warganet.

Sejumlah netizen mempertanyakan asal-usul kantong infus yang digunakan karena dinilai sangat mirip dengan infus medis asli.

Kekhawatiran pun muncul terkait kemungkinan penggunaan limbah medis atau produk kesehatan yang seharusnya tidak diperjualbelikan secara bebas.

“Kalau limbah medis, dapet dari mana? Kalau beneran D5 dan gimana caranya bisa beli dalam jumlah banyak? Menurutku ini bukan kemasan tiruan sih, soalnya plek ketiplek sampai nomor registrasinya,” tulis akun X @sereineid, dikutip Senin (5/1).

Selain itu, isu higienitas juga menjadi perhatian. Netizen mempertanyakan proses pembersihan alat yang digunakan, mengingat minuman disajikan langsung menggunakan kantong tersebut.

“Penasaran itu alatnya higienis nggak ya, pencuciannya gimana? Atau sekali pakai lalu dibuang?” tulis akun TikTok @waralaya di kolom komentar akun kafe tersebut.

Netizen lainnya bahkan mendesak pihak kafe untuk memberikan klarifikasi secara terbuka guna memastikan alat yang digunakan bukan berasal dari limbah medis.

“Hai ka, menurut aku sih kamu klarifikasi dapet bungkusan minumannya dari mana, untuk memastikan bukan dari limbah medis,” tulis akun @Amiodarone300mg.

Menanggapi polemik tersebut, Buba Tea Bali melalui akun X-nya menyampaikan klarifikasi bahwa konsep infus tersebut murni sebagai gimik visual dan tidak berkaitan dengan produk medis.

“Format infus ini adalah metafora visual yang terinspirasi dari gagasan ‘mengisi ulang energi’, bukan produk medis,” tulis akun tersebut.

Pihak kafe juga menegaskan bahwa kemasan yang digunakan bersifat sekali pakai, aman untuk makanan, serta diproduksi sesuai standar keamanan pangan.

Meski demikian, kebenaran klaim tersebut masih dipertanyakan publik. Pasalnya, akun X yang mengatasnamakan Buba Tea Bali diketahui baru dibuat dan belum ditemukan klarifikasi serupa di akun resmi media sosial kafe tersebut. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#kemasan #kebersihan #kafe bali #infus #matcha #bali