RADARTUBAN - Jadwal pemberangkatan kelompok terbang (kloter) calon jemaah haji (CJH) Embarkasi Surabaya telah ditetapkan.
Berdasarkan hasil qurah atau pengundian yang dilakukan pada akhir 2025, Kabupaten Tuban memperoleh jadwal pemberangkatan lebih awal dan masuk dalam gelombang pertama musim haji tahun ini.
Dengan jadwal tersebut, Tuban menjadi kabupaten pertama di Wilayah Kerja (Wilker) Bojonegoro yang memberangkatkan jemaah haji. Kepastian ini diperkuat dengan terbitnya jadwal resmi dari Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Jawa Timur.
Tahun ini, jumlah jemaah haji asal Kabupaten Tuban tercatat sebanyak 1.647 orang. Mereka akan diberangkatkan dalam empat kloter penuh dan satu kloter gabungan Embarkasi Surabaya.
Empat kloter yang diisi penuh oleh jemaah asal Tuban, yakni Kloter 26, 27, 28, dan 29 Embarkasi Surabaya.
Setiap kloter masing-masing berisi 374 jemaah. Sementara itu, sisa jemaah akan tergabung dalam Kloter 30 Embarkasi Surabaya bersama jemaah asal Kabupaten Lamongan.
Jumlah jemaah Tuban yang masuk dalam kloter gabungan tersebut sebanyak 151 orang.
Pelaksana Tugas Kepala Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Tuban Abd Ghofur menjelaskan, penggabungan kloter dilakukan karena jumlah jemaah dari satu daerah tidak mencukupi untuk membentuk satu kloter penuh.
“Karena jumlahnya tidak mencukupi untuk satu kloter penuh yang berisi 374 orang, maka harus digabungkan dengan kabupaten lain yang berangkat setelah Tuban, dan itu adalah Kabupaten Lamongan,” ujarnya.
Meski tergabung dengan daerah lain, Ghofur menegaskan bahwa hal tersebut tidak akan memengaruhi kualitas pelayanan maupun pendampingan bagi jemaah asal Tuban.
Seluruh jemaah tetap memperoleh hak yang sama, baik dalam hal transportasi, akomodasi, maupun pembimbingan ibadah.
“Tidak ada perbedaan antara jemaah kloter murni maupun kloter gabungan,” tegasnya.
Ghofur menambahkan, jadwal pemberangkatan CJH Tuban telah disesuaikan dengan jadwal penerbangan yang ditetapkan Kemenhaj.
Jemaah dijadwalkan mulai masuk Asrama Haji Embarkasi Surabaya dengan penerbangan berlangsung pada 27–29 April mendatang.
“Sementara terkait keberangkatan dari Tuban ke Asrama Haji nanti akan menyesuaikan jadwal penerbangan,” imbuhnya.
Pola pemberangkatan tersebut, kata Ghofur, tidak jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.
Seluruh jemaah, termasuk yang tergabung dalam kloter gabungan, akan diberangkatkan secara bersama-sama dari Kabupaten Tuban menuju Surabaya.
“Diperkirakan jemaah akan diberangkatkan dari Pendapa Kridha Manunggal, kemudian bersama-sama menuju Asrama Haji Surabaya,” pungkasnya.(fud/ds)
Editor : Yudha Satria Aditama