Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Stop Jadikan Colokan Pajangan! Cabut Charger HP agar Rumah Aman dari Risiko Korsleting

Rista Dwi Indarwati • Jumat, 27 Februari 2026 | 06:10 WIB

ilustrasi Cegah Korsleting dengan Rutin Mencabut Charger
ilustrasi Cegah Korsleting dengan Rutin Mencabut Charger

RADARTUBAN – Melakukan pengisian daya pada ponsel atau nge-charge telah menjadi rutinitas sehari-hari yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat masa kini.

Meskipun demikian, terdapat satu kebiasaan buruk yang kerap dianggap sepele, membiarkan kepala charger tetap terpasang di stop kontak meskipun ponsel sudah terisi penuh atau telah dilepaskan.

Perlu diketahui, menjadikan colokan sebagai penghuni permanen tersebut menyimpan risiko yang tidak dapat dipandang sebelah mata.

Kebiasaan Sepele yang Sering Dilakukan

Kepraktisan menjadi alasan utama sebagian besar individu malas melepaskan adaptor.

Perlu dipahami, meskipun tidak ada ponsel yang tersambung, charger yang masih menancap tetap menyerap energi listrik.

Fenomena ini dikenal dengan istilah standby power atau daya siaga. Meskipun jumlahnya tidak besar, jika dibiarkan berhari-hari, akumulasi energi tersebut berpotensi menyebabkan tagihan listrik bulanan "membengkak" tanpa disadari.

Baca Juga: Korsleting Listrik Hanguskan Toko Kelontong di Rengel, Kerugian Capai Rp 500 Juta

Dampak pada Kondisi Charger

Tidak hanya berkaitan dengan keuangan, kondisi kesehatan charger itu sendiri juga terancam.

Arus listrik yang mengalir tanpa henti menimbulkan peningkatan suhu pada komponen internal adaptor.

Keadaan ini menyebabkan komponen lebih cepat mengalami keausan dan mengalami kerusakan dini.

Tingkat risiko semakin meningkat apabila menggunakan charger palsu yang tidak memenuhi standar keamanan yang memadai.

Risiko Kebakaran dan Korsleting

Bahaya yang paling serius adalah potensi terjadinya kebakaran. Panas yang menumpuk secara berlebihan pada adaptor dapat mengakibatkan korsleting listrik atau hubungan arus pendek.

Jika percikan api muncul ketika rumah dalam keadaan tidak ada penghuni, yang dipertaruhkan adalah harta benda dan nyawa.

"Kasus kebakaran yang disebabkan oleh perangkat elektronik yang lupa dicabut seringkali bermula dari hal-hal kecil seperti ini. Masyarakat perlu mulai membiasakan diri untuk melepaskan charger setelah selesai digunakan," penjelasan dalam chanel YouTube Kompas.com.

Pentingnya Kesadaran Keamanan Rumah

Mulai saat ini, mari tingkatkan kesadaran akan keamanan rumah. Jangan biarkan charger kesayangan kamu justru menjadi pemicu musibah hanya karena rasa malas. Lepaskan segera, hemat energi listriknya, dan pastikan rumah tetap aman. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#kepala charger tetap terpasang di stop kontak #kebakaran #boros listrik #pengisian daya pada ponsel #korsleting listrik