RADARTUBAN - Mantan Presiden ke-7 RI Joko Widodo menyatakan telah menerima permohonan maaf dari Rismon Sianipar, tersangka kasus tuduhan ijazah palsu.
Pertemuan antara keduanya tersebut berlangsung di kediaman pribadi Jokowi di Solo, Jawa Tengah, Kamis (12/3).
Rismon Datangi Jokowi Bersama Kuasa Hukum
Rismon Hasiholan Sianipar mendatangi Jokowi didampingi pengacaranya, Jahmada Girsang, untuk menyampaikan klarifikasi atas penelitiannya dalam buku Jokowi's White Paper.
Baca Juga: Rismon Sianipar Meminta Maaf Terkait Polemik Ijazah Jokowi, Begini Respon Gibran
Akui Kekeliruan dalam Analisis Forensik Digital
Ia mengakui adanya kekeliruan dalam analisis forensik digital terkait keaslian ijazah S-1 Jokowi dari UGM.
Suasana pertemuan berlangsung biasa tanpa ketegangan. Jokowi juga menambahkan bahwa pertemuan keduanya tersebut adalah sebuah acara yang biasa saja.
Restorative Justice Diserahkan kepada Kuasa Hukum dan Penyidik
Meski menerima maaf secara pribadi, Jokowi menyerahkan urusan restorative justice sepenuhnya kepada kuasa hukumnya dan penyidik Polda Metro Jaya.
Rismon sebelumnya telah mengajukan permohonan keadilan restoratif setelah temuan penelitian ulang selama dua bulan yang menyimpulkan ijazah Jokowi asli.
Ia juga meminta maaf kepada publik dan keluarga Jokowi atas kegaduhan yang ditimbulkan.
Respons Jokowi Santai dan Terbuka
Respons Jokowi tampak santai dan menerima maaf tersebut, menunjukkan sikap terbuka terhadap penyelesaian damai. Rismon sendiri menyatakan siap bertanggung jawab moral sebagai akademisi dan bersedia bertemu pihak terkait lainnya.(*)