Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Viral, Bayi di RSHS Bandung Nyaris Tertukar, Ibu Muda: Telat Sedikit Saja Sudah Hilang.

Jeny Tri Kurnia Putri • Sabtu, 11 April 2026 | 10:29 WIB
Bayi nyaris tertukar di RSHS Bandung akibat keteledoran petugas, ibu muda ini mengaku masih trauma berat. (Freepik.com)
Bayi nyaris tertukar di RSHS Bandung akibat keteledoran petugas, ibu muda ini mengaku masih trauma berat. (Freepik.com)

RADARTUBAN - Jagat media sosial dihebohkan dengan curahan hati seorang ibu muda, Nina Saleha, 27, yang mengaku bayinya nyaris tertukar dengan bayi orang lain di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Jawa Barat. Kejadian yang menimpa warga kawasan Nanjung, Bandung ini pun viral dan telah ditonton lebih dari dua juta kali.

Peristiwa bermula saat Nina dan suaminya tengah menunggu bayinya keluar dari ruang perawatan intensif atau NICU. Karena tak kunjung dipanggil, keduanya sempat meninggalkan ruangan sejenak untuk mencari makan.

Namun, betapa terkejutnya Nina saat kembali ke ruangan, ia mendapati buah hatinya sudah berada di gendongan orang asing.

“Anak saya mau diambil orang. Kata saya teh, kenapa dikasihin ke orang itu? Kan anak saya, bukan anak dia,” ungkap Nina dengan nada bergetar saat ditemui di kediamannya.

Baca Juga: BPJS Kesehatan Wajibkan Bayi Baru Lahir Didaftarkan Maksimal 28 Hari, Begini Tata Caranya

Ironisnya, petugas rumah sakit sempat berdalih bahwa mereka sudah memanggil nama Nina berkali-kali. Karena tidak ada yang menghampiri, petugas tersebut lantas menyerahkan bayi milik Nina kepada orang lain yang juga sedang menunggu anaknya di lokasi yang sama.

Kejadian ini menyisakan trauma mendalam bagi Nina. Ia tak membayangkan apa yang akan terjadi jika dirinya terlambat kembali ke ruangan tersebut meski hanya hitungan menit.

“Sudah bukan trauma lagi, berat lah sampai sekarang kepikiran. Kebayang kalau misalkan anak saya tidak ketemu. Telat sedikit saja, sudah (hilang) saja gitu,” keluhnya.

Meski pihak perawat dikabarkan telah meminta maaf dan mengakui adanya keteledoran, hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak manajemen RSHS Bandung terkait insiden tersebut.

Kejadian ini pun menarik perhatian Dedi Mulyadi. Melalui panggilan video, pria yang akrab disapa KDM ini langsung mengonfirmasi kronologi kejadian kepada Nina.

Sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah terhadap rumah sakit yang berada di bawah naungan Pemprov Jawa Barat tersebut, KDM memberikan bantuan uang tunai kepada korban. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#tertukar #bandung #bayi #rshs