RADARTUBAN - Presiden Prabowo Subianto menceritakan perjalanan panjangnya mengabdi selama 34 tahun di Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI), mulai dari Wakil Ketua Umum hingga Ketua Umum.
Prabowo menyampaikan saat menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) ke-16 IPSI Masa Bakti 2026-2030 di Jakarta Convention Center, Sabtu (11/4).
Dalam unggahan Instagram resmi milik @prabowo ia menyampaikan laporan pertanggungjawaban nya sekaligus mengucapkan terimakasih.
"Pada kesempatan ini, saya menyampaikan laporan pertanggungjawaban saya, sekaligus mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pengurus IPSI di seluruh Indonesia atas dukungan, kerja keras, dan dedikasi yang luar biasa," ujar prabowo dalam keterangan tulis unggahan Instagram .
Baca Juga: Gantikan Prabowo, Sugiono Terpilih Aklamasi Jadi Ketum PB IPSI 2026–2030
Prabowo menjabat Wakil Ketua Umum IPSI selama empat periode dan Ketua Umum selama lima periode.
Dia juga meminta maaf karena kurang aktif dalam tiga tahun terakhir akibat kesibukannya sebagai presiden.
Presiden memutuskan tidak maju lagi sebagai Ketua Umum PB IPSI karena tanggung jawab negara yang menyita waktu.
Meski mundur, Prabowo berkomitmen tetap mendukung pencak silat dari belakang layar. Ia yakin generasi muda akan melanjutkan pengembangan bela diri nasional ini.
Dalam acara yang sama, Prabowo menyampaikan pesan agar IPSI membawa pencak silat ke Olimpiade. Ia tekanan pencak silat sebagai jati diri bangsa yang membentuk karakter kesatria.
"Mari kita terus jaga, lestarikan, dan banggakan pencak silat sebagai indentitas bangsa Indonesia," ujarnya. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama