RADARTUBAN – Desa Sumberejo, Kecamatan Sudimoro, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, terus menunjukkan perkembangan sebagai desa yang tumbuh melalui optimalisasi potensi lokal.
Berbekal sumber daya alam melimpah serta semangat gotong royong, desa ini mengembangkan berbagai sektor ekonomi secara berkelanjutan.
Kembangkan Lima Sektor Unggulan Desa
Kepala Desa Sumberejo, Agung Trisno Kuncoro, menyampaikan bahwa pihaknya fokus mengembangkan sejumlah potensi unggulan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Baca Juga: BRI Berdayakan 43.789 Klaster Usaha, Dorong UMKM Naik Kelas dan Ekonomi Kerakyatan
“Potensi Desa Sumberejo meliputi pertanian, perikanan, peternakan, serta pariwisata. Dari sektor-sektor tersebut, kami mengembangkan lima potensi unggulan, termasuk Pantai Congot Daki yang diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi yang luas bagi masyarakat,” ujarnya.
Salah satu sektor yang kini mulai didorong adalah pariwisata melalui pengembangan Pantai Congot Daki sebagai destinasi unggulan baru di wilayah selatan Pacitan.
Perikanan dan UMKM Jadi Penopang Ekonomi
Selain pariwisata, sektor perikanan menjadi salah satu tulang punggung ekonomi masyarakat. Hasil tangkapan laut memberikan kontribusi signifikan terhadap pendapatan warga, terutama pada musim panen ikan.
Di sisi lain, geliat UMKM juga terus berkembang. Warga mulai mengolah hasil pertanian menjadi produk bernilai tambah, seperti keripik singkong, keripik pisang, hingga jamu tradisional yang kini mulai menjangkau pasar lebih luas.
Peran BUMDes Dorong Kemandirian Desa
Penguatan ekonomi desa turut didukung oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sumber Makmur Abadi.
BUMDes yang berdiri sejak 2017 ini terus mengembangkan berbagai unit usaha, termasuk layanan percetakan yang memberikan kemudahan bagi masyarakat sekaligus meningkatkan pendapatan desa.
Dukungan Pembiayaan dan Digitalisasi
Akses pembiayaan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari Bank Rakyat Indonesia turut mendorong peningkatan produktivitas masyarakat, termasuk nelayan dan pelaku UMKM.
Selain itu, transformasi digital melalui layanan AgenBRILink menghadirkan kemudahan transaksi keuangan, mulai dari setor dan tarik tunai hingga pembayaran digital menggunakan QRIS.
Langkah ini tidak hanya meningkatkan inklusi keuangan, tetapi juga memperkuat tata kelola keuangan desa yang lebih transparan dan akuntabel.
Program Desa BRILiaN Perkuat Ekosistem Ekonomi
Melalui program Desa BRILiaN, Bank Rakyat Indonesia aktif mendorong penguatan ekonomi desa melalui pendekatan terintegrasi.
Program ini mencakup penguatan BUMDes dan koperasi, digitalisasi layanan keuangan, pengembangan ekonomi berkelanjutan, serta inovasi masyarakat desa.
Corporate Secretary BRI, Dhanny, menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan desa.
Baca Juga: BRI Resmikan Money Changer di PLBN Motaain, Perkuat Kedaulatan Rupiah dan Transaksi Lintas Batas
“Melalui program Desa BRILiaN, BRI tidak hanya menghadirkan akses pembiayaan, tetapi juga mendorong peningkatan kapasitas dan literasi keuangan masyarakat desa. Kami percaya bahwa penguatan ekosistem ekonomi berbasis potensi lokal menjadi kunci dalam menciptakan pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan,” ujarnya.
Menuju Desa Mandiri dan Berdaya Saing
Dengan sinergi antara potensi lokal, peran aktif masyarakat, serta dukungan berkelanjutan dari BRI, Desa Sumberejo menunjukkan transformasi sebagai desa yang mandiri dan kompetitif.
Penguatan sektor unggulan, pemanfaatan teknologi, serta pengembangan UMKM menjadi fondasi utama dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama