RADARTUBAN - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan pemerintah tengah menyiapkan sejumlah kebijakan ekonomi lanjutan, termasuk penerapan skema work from home (WFH) selama dua bulan ke depan.
Kebijakan tersebut, menurut Airlangga, disusun sebagai langkah menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional di tengah dinamika ekonomi global setelah berakhirnya konflik yang sebelumnya memengaruhi kondisi perekonomian dunia.
“WFH akan dilanjutkan untuk dua bulan ke depan,” kata Airlangga di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis.
Ia menjelaskan kebijakan bekerja dari rumah tersebut menjadi bagian dari penyesuaian strategi pemerintah di sektor ekonomi dan ketenagakerjaan.
Baca Juga: Begini Aturan WFH Setiap Jumat yang Diterapkan ASN Pemkab Tuban
Selain kebijakan WFH, pemerintah juga tengah merancang sejumlah insentif ekonomi guna mendorong aktivitas ekonomi nasional, khususnya pada kuartal II tahun 2026.
Menurut Airlangga, berbagai stimulus tersebut dipersiapkan untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus memperkuat kegiatan dunia usaha di tengah tantangan ekonomi global.
“Selain itu, ada beberapa insentif yang sedang dipersiapkan pemerintah agar ekonomi pada kuartal kedua bisa terus bergerak,” ujarnya.
Meski demikian, Airlangga belum memerinci bentuk insentif yang akan diberikan maupun sektor prioritas yang akan mendapatkan dukungan kebijakan tersebut.(*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni