RADARTUBAN - Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, mengusulkan agar rencana Presiden Prabowo Subianto mengenai penerapan pembelajaran bahasa Prancis di seluruh jenjang pendidikan dilakukan secara bertahap.
Menurut Lalu, pelaksanaan kebijakan tersebut perlu menyesuaikan kesiapan pemerintah, terutama dari sisi tenaga pengajar, kurikulum, hingga infrastruktur pendidikan.
“Kami memandang penguatan kemampuan bahasa asing memang penting,” kata Lalu dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.
Ia menilai, apabila kesiapan pemerintah belum merata, pembelajaran bahasa Prancis dapat diterapkan terlebih dahulu sebagai mata pelajaran pilihan atau program khusus di sejumlah sekolah tertentu.
Baca Juga: Prabowo Ungkap Keyakinan Indonesia-Perancis Bisa Bawa Peranan Positif di Tengah Konflik Global
Selain itu, Komisi X DPR meminta Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memberikan penjelasan lebih rinci terkait rencana yang disampaikan Presiden Prabowo tersebut.
Lalu menegaskan bahwa setiap kebijakan pendidikan harus dirancang berdasarkan kebutuhan nasional serta mempertimbangkan manfaat nyata bagi peserta didik.
“Kebijakan pendidikan harus disusun berdasarkan kebutuhan nasional, kesiapan tenaga pendidik, kurikulum, dan manfaat nyata bagi peserta didik,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan agar kebijakan tersebut tidak dipandang semata-mata sebagai bagian dari kepentingan diplomasi internasional tanpa perencanaan pendidikan yang matang.
“Jangan sampai publik melihat kebijakan ini hanya sebagai bagian dari agenda diplomasi internasional tanpa perencanaan pendidikan yang matang,” kata dia.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan instruksi agar pembelajaran bahasa Prancis diperluas di seluruh tingkat pendidikan di Indonesia sebagai bagian dari penguatan kerja sama pendidikan dengan Prancis.
Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron di Istana Elysee, Paris, Kamis waktu setempat.
“Di bidang pendidikan kita ingin lebih ditingkatkan lagi. Sekarang saya sudah instruksikan bahwa semua tingkatan sekolah-sekolah Indonesia harus belajar bahasa Prancis, melihat perkembangan dunia ke depan,” ujar Presiden Prabowo sebagaimana disiarkan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden.(*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni