RADARTUBAN - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang menyatakan pihaknya akan melaporkan langkah efisiensi anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada Presiden Prabowo Subianto.
Nanik tiba di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis sekitar pukul 14.20 WIB untuk menghadiri pertemuan bersama Presiden.
Ia menjelaskan salah satu agenda utama yang akan dibahas ialah terkait upaya efisiensi anggaran program MBG yang tengah dilakukan pemerintah.
“Efisiensi, efisiensi anggaran. Kabar gembira, biar turun (anggaran),” ujar Nanik kepada wartawan.
Baca Juga: Batam Hentikan Operasional 53 SPPG Sementara, Terkendala Dana MBG
Meski demikian, Nanik belum membeberkan secara rinci besaran pengurangan anggaran yang akan diusulkan dalam laporan tersebut.
“Ya lapor dulu ke Presiden,” katanya singkat.
Sebelumnya, pemerintah telah memangkas pagu anggaran program Makan Bergizi Gratis dalam APBN Tahun Anggaran 2026 dari semula Rp335 triliun menjadi Rp268 triliun.
Dalam pertemuan dengan Presiden Prabowo kali ini, pemerintah disebut masih membuka peluang untuk kembali menekan anggaran program tersebut agar lebih efisien.
Di sisi lain, realisasi anggaran program MBG terus mengalami peningkatan sepanjang tahun 2026.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebelumnya melaporkan realisasi anggaran program MBG hingga Mei 2026 telah mencapai Rp88,15 triliun.
Nilai tersebut meningkat 17,53 persen dibandingkan realisasi pada April 2026 yang tercatat sebesar Rp75 triliun.
Dari total penerima manfaat program MBG, sebanyak 48,9 juta merupakan pelajar, sementara 14,3 juta lainnya berasal dari kelompok non-siswa, termasuk ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.(*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni