RADARTUBAN - Jumlah calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang meninggal dunia saat mengikuti Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) bertambah menjadi empat orang.
Calon manajer bernama Muhammad Rifki Renaldi Gunawan, peserta Program SPPI KDKMP Tahun 2026 yang mengikuti pendidikan di Satdik Yon Parako 465.
Kepala Biro Informasi Pertahanan Kementerian Pertahanan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait menyampaikan, bela sungkawa dan duka cita atas wafatnya almarhum.
"Kemhan menyampaikan belasungkawa dan duka cita mendalam atas wafatnya almarhum Muhamad Rifki Renaldi Gunawan, salah satu peserta program SPPI KDKMP tahun 2026 yang sedang mengikuti pendidikan di Satdik Yon Parakon 465," Ujar Brigjen Rico.
Baca Juga: 78 Desa di Tuban Belum Bisa Bangun KDKMP karena Terkendala Ini
Sebelumnya ia mengalami sesak nafas dan langsung mendapatkan penanganan dari tim kesehatan. Setalah kondisinya membaik, ia berlanjut untuk mengikuti kegiatan.
"Namun, pada sore hari kondisi kesehatannya kembali menurun sehingga segera dirujuk ke RSAU dr. Esnawan Antariksa untuk memperoleh media lanjutan," Jelas Rico.
Setelah itu, Rifki dirujuk ke rumah sakit dan mendapatkan perawatan intensif, termasuk di ruang Intensive Care Unit (ICU). Meski penanganan medis telah dilakukan secara maksimal, nyawanya tidak tertolong.
Rifki kemudian dinyatakan meninggal dunia pada Jumat (26/6) pukul 00.28 WIB.
Peristiwa ini menambah sorotan terhadap pelaksanaan Latsarmil bagi calon manajer koperasi desa dan kelurahan tersebut. Sebelumnya, kematian para peserta juga memunculkan dorongan evaluasi dari berbagai pihak.
Kemhan menjelaskan bahwa seluruh peserta mengikuti program-program tersebut dengan sukarela melalui mekanisme seleksi yangs udah ditetapkan. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni