Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Targetkan 150 Ribu Peserta MagangHub pada 2026, Menaker Yassierli Ajak Perusahaan KEK Mandalika Terlibat

Ika Nur Jannah • Minggu, 5 Juli 2026 | 20:00 WIB
Menaker Yassierli saat melaporkan kepada presiden prabowo, terkait perkembangan progam pemagangan. (Instagram/yassierli)
Menaker Yassierli saat melaporkan kepada presiden prabowo, terkait perkembangan progam pemagangan. (Instagram/yassierli)

RADARTUBAN – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengajak perusahaan-perusahaan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB), untuk memanfaatkan Program Magang Nasional atau MagangHub.

Ajakan itu disampaikan sebagai upaya memperluas serapan tenaga kerja sekaligus menyiapkan lulusan baru (fresh graduate) agar lebih siap masuk dunia kerja.

Dalam pertemuan bersama pelaku industri di Mandalika, Menaker menekankan bahwa program tersebut bukan hanya membuka peluang magang, melainkan juga menjadi jembatan antara kebutuhan perusahaan dan kompetensi pencari kerja.

Baca Juga: Gaji Magang hingga Rp 6 Juta, Program Nasional Prabowo Bidik 150 Ribu Peserta pada Tahun 2026

"Kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha menjadi kunci meningkatkan serapan tenaga kerja, terutama di tengah tingginya jumlah lulusan perguruan tinggi setiap tahun," ungkapnya.

Pemerintah menilai skema ini dapat membantu perusahaan memperoleh talenta yang sesuai dengan kebutuhan industri.

Pada 2026 ini, pemerintah menargetkan jumlah peserta MagangHub meningkat menjadi 150.000 orang. Target ambisius tersebut telah mendapat persetujuan dari Presiden Prabowo Subianto.

"Saya berharap 150.000 kuota ini juga dapat dimanfaatkan dan terdistribusi oleh teman-teman di NTB secara merata," kata Yassierli.

Berdasarkan evaluasi pelaksanaan program pada tahun 2025 lalu yang diikuti 100 peserta, tingkat kepuasan program ini mencapai 86 persen. Ini membuktikan bahwa MagangHub mendapat respons positif, baik dari peserta maupun pihak perusahaan.

"Berdasarkan penilaian perusahaan, terjadi peningkatan kompetensi yang signifikan. Hasilnya, sekitar 30 persen peserta langsung ditawarkan untuk terus bekerja dan diangkat sebagai karyawan tetap di perusahaan tempat mereka magang," jelasnya.

Yassierli berharap kuota besar MagangHub tahun ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh putra-putri NTB.

Dia menegaskan, perusahaan yang ingin bergabung dalam MagangHub maupun lulusan baru yang ingin mendaftar dapat langsung mengakses portal resmi MagangHub Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker).

Melalui kemudahan akses ini, perusahaan diharapkan makin terdorong untuk ikut serta dalam program pemagangan nasional. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#manaker #mandalika #menteri ketenagakerjaan #nusa tenggara barat