Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Wacana Kantin Gantikan Dapur MBG di Daerah 3T, Mendisdakmen: Belum Ada Keputusan 

Ika Nur Jannah • Selasa, 7 Juli 2026 | 09:04 WIB
Mendikdasmen, Abdul Mu
Mendikdasmen, Abdul Mu'ti saat meninjau langsung pelaksanaan (TKA) di SMPN 2 Curug, Tengerang. (Instagram @kemendikdasmen)

RADARTUBAN - Wacana penggunaan kantin sekolah sebagai pengganti dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) belum menjadi kebijakan resmi di lingkungan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). 

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti menuturkan  belum menerima petunjuk teknis maupun keputusan akhir terkait penggunaan kantin sekolah untuk program MBG di wilayah 3T. 

"Belum ada keputusan, terakhir rapat bersama dengan BGN masih menyusun berbagai skenario kebijakan agar MBG dapat berjalan sebaik-baiknya," Kata Mendikdasmen, Abdul Mu'ti 

Ia menegaskan, pemerintah sampai saat ini masih memerlukan kajian mendalam terkait dengan penggunaan kantin sekolah sebagai program MBG.

Baca Juga: Harga Bahan Pokok Turun Saat MBG Libur, Pedagang Sebut Sayuran Anjlok hingga 70 Persen

"Penerima MBG nanti tidak untuk semuanya tetapi yang memang memerlukan. Tetapi mekanismenya bagaimana sedang kami susun supaya kebijakan ini dapat terlaksana sebaik-baiknya," ujar Abdul Mu'ti.

BGN Sebut Kantin Sekolah Sebagai Salah Satu Alternatif

Sebelumnya, Kepala BGN Nanik S. Deyang membuka peluang pemanfaatan kantin sekolah sebagai dapur MBG di daerah 3T, terutama di wilayah dengan jumlah penerima manfaat yang sedikit.

"Ini masih kita lihat skema kerjasama dengan kantin, di tempat terpencil itu misalnya di Lombok, di Lombok Barat Saya pernah ke satu pulau muridnya hanya 119, kan enggak mungkin didirikan dapur," Jelasnya.

Nanik menambahkan bahwa kantin tersebut bisa digunakan dan menjadi salah satu alternatif. 

"Di situ ada kantin, jadi bisa dong kantin itu digunakan, jadi kantin ini salah satu alternatif, begitu," Kata Kepala BGN.

Selain kantin sekolah, sejumlah opsi lain BGN akan membuka peluang kerjasama dengan perusahaan besar swasta lewat skema corporate social responsibility (CSR). (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#Kantin sekolah #kemendikdasmen #3t #Mbg