Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Kisah Putra Sayuti Melik, Dari Permanent Resident Kanada Kini Jalani Rehabilitasi di Kemensos

Ika Nur Jannah • Sabtu, 18 Juli 2026 | 11:01 WIB
Heru Baskoro, putra Sayuti Melik dipindahkan bersama istrinya ke Sentra Terpadu Pangudi Luhur Bekasi timur. (Instagram @musemediaid)
Heru Baskoro, putra Sayuti Melik dipindahkan bersama istrinya ke Sentra Terpadu Pangudi Luhur Bekasi timur. (Instagram @musemediaid)

RADARTUBAN - Kementrian sosial (kemensos) memberikan bantuan kepada putra Sayuti Melik, yakni Heru Baskoro, 84 bersama Istrinya, Treyzia Noviani. 

Keduanya telah dipindahkan ke sentra terpadu pangudi luhur (STPL) Bekasi untuk mendapatkan Bantuan residensial, rehabilitasi medis, dan sosial.

Mensos, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyatakan bahwa timnya telah bergerak cepat dan akan memberikan rehabilitasi sesuai hasil penelitian kebutuhan mereka. 

"Langsung kita kirim tim ke sana dan sekarang sudah kita bawa ke sentra milik kemensos di Bekasi. Ya tentu akan direhabilitasi. Ada rehabilitasi medis, ada rehabilitasi yang lain yang mungkin dibutuhkan sesuai hasil asesmen," Ujar Gus Ipul

Baca Juga: Setelah Viral, Putra Sayuti Melik Akhirnya Dievakuasi Pemerintah ke Sentra Kemensos Bekasi

Berdasarkan data menunjukkan bahwa Heru dan Treyzia tempat tinggal dan menetap tiga nada selama sekitar 21 tahun dengan status permanent resident.

Namun, jalan hidup keduanya mulai berubah setelah Heru mengalami gangguan pada penglihatannya. 

Sebagian besar tabungan Heru dan Treyzia habis terkuras untuk biaya pengobatan, sehingga kini mereka mengalami kesulitan finansial

Mensos juga menyampaikan bahwa Heru telah mendapat tempat tinggal sementara di sentra Kemensos sambil menunggu proses rehabilitasi lebih lanjut.

"Kami siapkan untuk hunian sementara di sentra kita.  Sambil juga tentu ada pemeriksaan medis dan lain sebagainya. Kemudian kami lakukan pendampingan dan ke depan seperti apa, tentu ini masih membutuhkan waktu," Jelasnya.

Gus Ipul menegaskan bahwa Kejadian ini harus menjadi pengingat bagi pemerintah daerah untuk lebih aktif dalam pemutahiran data di masa mendatang. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
Heru Baskoro putra sayutik melik rehabilitas kemensos gus ipul