Wakil Kabupaten Malang Amankan Tiket ke Grand Champion Turnamen Bahlil Mini Soccer

Shafa Dina Hayuning Mentari • Dipublikasikan Selasa, 1 September 2026 | 18:09 WIB
Pertandingan SMAN 1 Tumpang melawan MAN 1 Malang dalam memperebutkan posisi ke Grand Champion Bahlil Mini Soccer. (Darmono/ Radar Malang)
Pertandingan SMAN 1 Tumpang melawan MAN 1 Malang dalam memperebutkan posisi ke Grand Champion Bahlil Mini Soccer. (Darmono/ Radar Malang)

RADARTUBAN - Gelaran Turnamen Bahlil Mini Soccer Zona Malang Raya resmi merampungkan 16 laga dalam kurun waktu dua hari sejak 31 Agustus hingga 1 September. 

Ajang kompetisi antar-SMA/SMK se-Malang Raya ini didominasi oleh tim-tim asal Kabupaten Malang, di mana empat tim dari wilayah Bumi Kanjuruhan tersebut berhasil menyapu bersih slot menuju babak semifinal.

Keempat tim tersebut adalah MAN 1 Malang (Mandagi), SMAN 1 Tumpang (Smaneta), SMAN 1 Gondanglegi (Smanggi), dan SMK Brantas Karangkates. 

Salah satu dari mereka dipastikan akan mewakili daerah untuk berlaga di babak Grand Champion Turnamen Bahlil Mini Soccer yang digelar di Surabaya pada akhir Oktober mendatang.

Baca Juga: Gelar Turnamen Mini Soccer di 11 Zona, Golkar Jatim Siapkan Hadiah Total Rp 188,5 Juta

Pada babak empat besar yang berlangsung di Abe Mini Soccer Unggul Sports Center, Smaneta berhadapan dengan Mandagi. Pertandingan sengit itu berakhir dengan kemenangan tipis mereka lewat skor 1-0.

Setelah sempat kesulitan mencetak angka, Smaneta akhirnya memecah kebuntuan pada lima menit pertama babak kedua melalui gol Edsel Putra Bernat. 

Gol tunggal tersebut sukses membawa tim berjersey merah-putih ini melenggang ke partai puncak.

Pelatih Smaneta, Alby Irfansyah Muchamad mengungkapkan, bahwa hasil ini terasa sangat berharga. 

Kemenangan ini sekaligus menjadi ajang pembalasan atas kekalahan mereka dari Mandagi pada turnamen futsal tahun 2024 lalu di Kota Malang.

"Alhamdulillah, kami bersyukur bisa mengamankan tempat di final. Para pemain tampil solid sesuai skema dan berhasil membenahi kekurangan dari laga-laga sebelumnya," ujar Guru Olahraga SMAN 1 Tumpang tersebut, merujuk pada evaluasi transisi bertahan mereka yang sempat bermasalah.

Menghadapi partai final, Alby menegaskan, skuadnya siap tampil maksimal demi memboyong piala dan mengamankan tiket ke Surabaya. 

"Target kami adalah menjadi wakil Malang pada babak Grand Championship di Surabaya nanti," tegasnya.

Dominasi sekolah-sekolah Kabupaten Malang memang sudah terlihat sejak awal turnamen, di mana mereka menguasai enam dari tujuh tempat di babak 8 besar. 

"Dari segi fisik maupun teknis, kemampuan mereka sangat menonjol dan kompetitif," puji Ahan Syahrul Arifin, Wakil Sekretaris DPD Golkar Jawa Timur.

Mengenai peluang di Grand Champion Surabaya pada akhir Oktober nanti, Ahan optimistis perwakilan Kabupaten Malang mampu memberikan perlawanan sengit. 

"Mereka tentu bisa bersaing ketat dengan delegasi lain se-Jawa Timur. Peluang untuk keluar sebagai juara sangat terbuka," pungkas Ahan. (*)

Editor : Shafa Dina Hayuning Mentari
bahlilminisoccer golkarjatim asyikmenujupuncak