Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Bagi Lely, Traveling Bukan Sekadar Liburan tapi Ruang Refleksi Diri

Shafa Dina Hayuning Mentari • Kamis, 9 April 2026 | 15:11 WIB
Lailatul Khusna Febriyanti. (LAILATUL KHUSNA FEBRIYANTI UNTUK RADAR TUBAN)
Lailatul Khusna Febriyanti. (LAILATUL KHUSNA FEBRIYANTI UNTUK RADAR TUBAN)

RADARTUBAN - Di tengah hiruk-pikuk tuntutan akademis dan rutinitas keseharian, setiap orang memiliki cara tersendiri untuk tetap segar dan tenang dengan berjalan-jalan. Seringkali, traveling dianggap sekadar aktivitas mengisi waktu luang atau berburu foto estetik untuk mengisi media sosial pribadi. 

Namun, bagi Lailatul Khusna Febriyanti, setiap perjalanan yang ditempuhnya juga sebagai ruang belajar, refleksi diri, dan menemukan kembali ketenangan diri disela sibuknya dunia perkuliahan.

Lely, begitu dia akrab disapa, bukanlah tipe pelancong yang sekadar mengejar destinasi populer. Namun, baginya perjalanan juga bukan sekadar pelarian untuk melepas penat, melainkan juga merupakan kebutuhannya sebagai sarana healing dari rutinitas harian yang kerap dia lakukan beberapa waktu sekali.

‘’Traveling itu membuat aku merasa benar-benar bebas. Ada perasaan antusian, tenang, sekaligus reflektif. Tapi, yang utama, aku justru bisa merasa lebih hidup,” tutur gadis 22 tahun itu.

Baca Juga: 8 Tips yang Disarankan Ahli untuk Solo Traveling yang Aman dan Menyenangkan bagi Wanita

Bagi banyak orang, ketidaktahuan arah ketika pergi melancong sering menjadi hal yang menyebalkan. Nama, bagi dara asal Desa Pucangan, Kecamatan Montong ini, momen tersebut justru menjadi kesempatan untuk menemukan berbagai tempat hidden gem yang sebelumnya tidak pernah dia bayangkan.

‘’Setiap kali traveling, kemudian menemukan pemandangan bagus di tempat yang tidak dituju, di situ rasanya mendapatkan kejutan tak terduga dari alam,” lanjut gadis Aquarius ini.

Lebih dari sekadar melihat dan menikmati pemandangan indah, traveling juga mengubah karakter pribadi dari mahasiswi semester enam Prodi Ilmu Komunikasi Unirow ini. Dia merasa menjadi sosok yang lebih terbuka pada perbedaan, lebih sabar menghadapi kendala, dan lebih mampu menghargai hal-hal kecil dalam hidup yang tidak ditemukan dalam buku-buku pelajaran.

Menurut Lely, pengalaman dan cara pandang baru menjadi hal paling berharga yang dia dapatkan. Saat dia merasa lelah dengan tekanan akademik maupun tuntutan lainnya, traveling menjadi solusi untuk mengisi ulang energinya yang terkuras.

‘’Traveling itu bukan untuk lari dari masalah, tapi untuk menyegarkan pikiran. Jadi, saat kembali ke rutinitas nanti, pikiran sudah segar dan siap mengahdapi tantangan baru dengan prespektif yang lebih luas,” pungkas alumni SMKN 2 Tuban itu. (saf/ds)

Editor : Yudha Satria Aditama
#ilmu komunikasi #Unirow #traveling