Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Yamaha Target Kemenangan MotoGP 2025 dengan Strategi Baru Bersama Pramac Racing

Mohamad Anas Ali Wafa • Senin, 3 Februari 2025 | 13:35 WIB
Tim  Yamaha menarget kemenangan MotoGP 2025.
Tim Yamaha menarget kemenangan MotoGP 2025.

RADARTUBAN - Yamaha terus berupaya meningkatkan performanya menjelang MotoGP 2025 dengan berbagai langkah strategis. Salah satu keputusan besar yang diambil adalah menggandeng Pramac Racing sebagai tim satelit.

Dengan bergabungnya Pramac, Yamaha kini memiliki empat motor di grid MotoGP, yang diyakini akan membantu mereka mengumpulkan lebih banyak data serta mempercepat pengembangan motor YZR-M1.

Pada musim 2024, Yamaha mengalami tahun yang sulit tanpa satu pun podium. Fabio Quartararo hanya mampu finis terbaik di posisi keenam pada MotoGP Malaysia.

Hal ini mendorong tim Garpu Tala untuk berbenah, termasuk menjajaki pengembangan mesin V4, sebuah perubahan besar dari mesin inline-four yang telah mereka gunakan selama bertahun-tahun.

 

Uji Coba Motor Baru di Shakedown Test Sepang

Para pebalap Yamaha akan memulai pengujian motor baru mereka pada Sabtu, (1/2) di Shakedown Test MotoGP Sepang, Malaysia. Namun, mesin V4 yang dinanti-nantikan belum akan diuji dalam sesi ini. Yamaha masih menggunakan mesin inline-four sebagai basis utama pengembangannya.

Tahun lalu, Yamaha mengumumkan rencana mengeksplorasi pengembangan mesin V4 sebagai upaya mengejar ketertinggalan dari Ducati dan KTM.

Pengembangan baru ini dipimpin oleh Max Bartolini, direktur teknis Yamaha yang sebelumnya bekerja di Ducati. Namun, hingga saat ini belum ada jadwal pasti kapan mesin V4 akan debut.

Juara Dunia MotoGP 2021, Fabio Quartararo, mengungkapkan bahwa pengembangan mesin V4 bukan menjadi tanggung jawabnya, melainkan para pebalap uji coba. Dia juga menegaskan bahwa mesin V4 bukan satu-satunya solusi bagi Yamaha untuk kembali ke puncak.

"Saya rasa banyak orang menaruh harapan besar pada V4," ujar Quartararo, dikutip dari Crash, Sabtu (1/2).

"Tetapi saya tidak punya ekspektasi tinggi karena kita bisa lihat Honda. Honda memiliki mesin V4 dan mereka juga menghadapi kesulitan seperti kami," lanjutnya.

Disisi lain Direktur tim Yamaha, Paolo Pavesio, optimistis bahwa kehadiran Pramac akan membantu dalam pengembangan motor mereka.

"Kami bekerja tanpa ekspektasi yang terlalu tinggi, seperti yang dikatakan Quartararo," ujar Pavesio kepada GP One.


"Tujuan kami adalah kembali meraih kemenangan, tetapi kami tidak bisa langsung mengatakan bahwa kami siap menang di balapan ketiga musim ini. Kami sadar ada jarak yang harus dipangkas, namun kami yakin sudah mengambil langkah maju selama musim dingin. Kehadiran Pramac akan membantu kami dalam pengumpulan data dan pengembangan motor," lanjutnya

Pebalap baru tim satelit Pramac Yamaha, Miguel Oliveira, juga menegaskan bahwa saat ini fokusnya adalah beradaptasi dengan motor Yamaha YZR-M1, bukan memikirkan pengembangan mesin V4 yang belum tersedia.

"Tujuan saya adalah mengenal motor ini, memahami karakteristiknya, dan bekerja dengan proyek yang ada saat ini," kata Oliveira.

"Saya rasa tidak bijak untuk terlalu memikirkan sesuatu yang belum ada. Fokus saya sepenuhnya pada motor ini," pungkasnya

Dengan strategi baru ini, Yamaha berharap dapat kembali ke jalur kemenangan dan bersaing dengan tim-tim papan atas seperti Ducati dan KTM di MotoGP 2025. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#MotoGP 2025 #Miguel Oliveira #Yamaha #sepang