Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Kurang Dilirik, Kemenpora Perluas Cabang Olahraga Futsal Hingga Kriket Melalui Kerjasama Indonesia – Afghanistan

Bihan Mokodompit • Kamis, 5 Februari 2026 | 19:35 WIB
Ilustrasi olahraga kriket dan Futsal
Ilustrasi olahraga kriket dan Futsal

RADARTUBAN - Kurang Dilirik, Kemenpora Perluas Cabang Olahraga Futsal Hingga Kriket Melalui Kerjasama Indonesia – Afghanistan menjadi sinyal arah baru pengembangan olahraga nasional yang tidak hanya berfokus pada cabang populer.

Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) membuka peluang pengembangan cabang olahraga alternatif melalui penjajakan kerja sama dengan Afghanistan.

Langkah tersebut mengemuka dalam pertemuan Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Taufik Hidayat, dengan Direktur Jenderal Pendidikan Jasmani dan Olahraga Afghanistan, Ahmadullah Wasiq, di Jakarta.

Kerja sama ini dinilai strategis karena menyasar cabang olahraga yang selama ini belum menjadi arus utama di Indonesia, seperti futsal dan kriket.

Selain futsal dan kriket, Afghanistan juga memiliki perkembangan signifikan di cabang gulat dan sepak bola.

Ekosistem Olahraga Afghanistan yang Terus Bertumbuh

Ahmadullah Wasiq menyampaikan bahwa ekosistem olahraga di Afghanistan saat ini sedang mengalami pertumbuhan yang cukup pesat.

Ia menyebutkan terdapat lebih dari seribu pelaku olahraga aktif serta 72 federasi olahraga nasional yang terus berkembang.

“Pemerintah Afghanistan sangat mendukung olahraga,” ujar Ahmadullah Wasiq.

“Hal itu terbukti dari capaian prestasi atlet kami yang berhasil mengumpulkan banyak medali di berbagai kompetisi internasional,” lanjutnya.

Perkembangan tersebut menjadi dasar terbukanya kerja sama olahraga Indonesia Afghanistan di berbagai cabang.

Kerja sama olahraga Indonesia Afghanistan dinilai memiliki kepentingan bersama dalam meningkatkan kualitas pembinaan atlet.

Futsal dan Kriket Dinilai Punya Potensi Besar

Futsal menjadi salah satu cabang yang disebut berkembang pesat di Afghanistan dan relevan untuk dikolaborasikan dengan Indonesia.

Di Indonesia sendiri, futsal memiliki basis komunitas yang besar namun belum sepenuhnya terintegrasi dalam pembinaan prestasi jangka panjang.

Selain futsal, kriket juga menjadi cabang olahraga yang dinilai memiliki peluang untuk dikembangkan lebih luas di Indonesia.

Kriket selama ini masih dianggap sebagai olahraga minor meski telah memiliki federasi dan kompetisi nasional.

Melalui kerja sama olahraga Indonesia Afghanistan, kriket berpeluang mendapatkan transfer pengetahuan dan pengalaman internasional.

Baca Juga: Profesional Masuk Kemenpora Lewat Seleksi JPT Madya, Ancaman bagi ASN atau Peluang Reformasi Birokrasi Olahraga?

Respons Kemenpora dan Arah Kebijakan Pengembangan Olahraga

Wamenpora Taufik Hidayat merespons positif peluang kolaborasi yang ditawarkan pihak Afghanistan.

“Kami menyambut baik inisiasi ini dan tentu akan mempelajari potensi kerja sama yang dapat dijalin dalam waktu dekat,” kata Taufik Hidayat.

Ia menegaskan bahwa Indonesia memandang penting hubungan antarnegara, termasuk melalui kerja sama olahraga Indonesia Afghanistan.

Wamenpora Taufik juga menyebutkan kemungkinan kerja sama berupa pemusatan latihan bersama dan program pertukaran pelatih.

Skema tersebut dinilai relevan untuk meningkatkan kualitas futsal dan kriket di kedua negara.

Bulu Tangkis Jadi Modal Penguatan Kerja Sama

Dalam pertemuan tersebut, Wamenpora Taufik turut menyinggung keunggulan Indonesia di cabang bulu tangkis.

“Tentu kita harap bisa memperkuat dan mendorong kemajuan olahraga pada kedua negara,” pungkasnya.

Keunggulan tersebut dapat menjadi pintu masuk kerja sama teknis yang saling menguntungkan.

Kerja sama olahraga Indonesia Afghanistan tidak hanya dipandang sebagai agenda diplomasi, tetapi juga strategi pengembangan cabang olahraga yang kurang dilirik.

Melalui kolaborasi ini, futsal dan kriket diharapkan mendapatkan ruang tumbuh yang lebih luas dan berkelanjutan. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#afghanistan #kriket #kerja sama #cabang olahraga #Indonesia #kemenpora #futsal