Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Perombakan Pelatih Panjat Tebing Asian Games 2026, Dua Pelatih Jatim Masuk Pelatnas

Bihan Mokodompit • Sabtu, 28 Februari 2026 | 08:23 WIB

Ilustrasi olahraga panjat tebing
Ilustrasi olahraga panjat tebing

RADARTUBAN - Perombakan Pelatih Panjat Tebing Asian Games 2026 resmi dilakukan oleh Federasi Panjat Tebing Indonesia sebagai bagian dari persiapan menuju Asian Games 2026.

Langkah ini menjadi sinyal keseriusan PP FPTI dalam memperkuat struktur kepelatihan tim nasional panjat tebing Indonesia.

Dua nama asal Jawa Timur disebut akan mengisi komposisi baru dalam tim pelatih proyeksi ajang multievent terbesar di Asia tersebut.

Dua Pelatih Jatim Diproyeksikan Perkuat Tim Nasional

Informasi yang dihimpun menyebutkan Galar Pandu Asmoro diproyeksikan menangani kategori speed.

Sementara itu, Rindi Sufriyanto akan mengemban tanggung jawab di nomor lead.

Keduanya direncanakan segera bergabung dalam pemusatan latihan nasional di Jakarta.

Agenda awal mereka adalah perkenalan dengan jajaran pengurus PP FPTI, atlet, serta tim pelatih lainnya.

Meski begitu, proses administrasi masih berjalan.

Galar Pandu mengaku belum menerima surat keputusan resmi dari PP FPTI.

“Saya tidak berani bicara banyak, sampai sekarang masih belum menerima SK,” katanya.

Ia membenarkan telah ada komunikasi dengan pengurus terkait pemanggilan tersebut.

Pernyataan serupa juga disampaikan Ketua Umum Pengurus Provinsi FPTI Jawa Timur, Dhanu Iswara.

“Memang sudah ada pembicaraan, dan saat ini tinggal menunggu SK,” tegas Dhanu.

Rekam Jejak Prestasi Jadi Pertimbangan

Perombakan pelatih panjat tebing Asian Games 2026 tidak lepas dari rekam jejak keduanya.

Galar dikenal sebagai peraih emas kategori speed pada SEA Games 2010.

Ia juga berkontribusi mengantar atlet speed Jawa Timur meraih emas pada PON XXI/2024 di Aceh dan Sumatera Utara.

Prestasi tersebut memperkuat posisinya dalam bursa pelatih nasional.

Sementara itu, Rindi Sufriyanto memiliki pengalaman gemilang di level Asia.

Ia menjadi bagian dari tim yang merebut emas speed relay pada Asian Games 2018.

Kala itu, Rindi bahu membahu bersama Muhammad Hinayah, Abu Dzar Yulianto, dan Veddriq Leonardo.

Pengalaman tersebut dinilai menjadi modal penting dalam menghadapi tantangan Asian Games 2026.

Empat Atlet Jatim Ikut Bergabung

Selain dua pelatih, empat atlet asal Jawa Timur juga akan merapat ke pelatnas.

Putra Tri Ramadhani disiapkan untuk kategori lead.

Alma Ariella Tsany dan Mayra Azalia Nabila juga akan turun di nomor lead.

Sementara Amanda Narda Mutia akan memperkuat sektor speed.

Kehadiran mereka menambah warna kekuatan daerah dalam komposisi tim nasional.

Perombakan pelatih panjat tebing Asian Games 2026 ini sekaligus menunjukkan kontribusi signifikan Jawa Timur bagi panjat tebing Indonesia.

Langkah strategis ini diharapkan mampu menjaga tradisi prestasi Merah Putih di ajang Asian Games 2026.

PP FPTI menegaskan proses seleksi dilakukan dengan mempertimbangkan kapasitas, rekam jejak, serta kebutuhan tim secara menyeluruh.

Keputusan akhir tetap menunggu penerbitan surat keputusan resmi.

Dengan kombinasi pelatih berpengalaman dan atlet potensial, optimisme terhadap target medali di Asian Games 2026 pun semakin menguat.

Perombakan pelatih panjat tebing Asian Games 2026 menjadi bagian dari strategi jangka panjang dalam membangun fondasi prestasi yang berkelanjutan. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#Asian Games 2026 #PPFTI #pelatih panjat tebing #panjat tebing #Federasi Panjat Tebing Indonesia