Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Berpisah dengan Sahabat yang Mungkin Tak Akan Ditemui Lagi: Salah Satu Kesedihan yang Jarang Dibicarakan

M. Afiqul Adib • Minggu, 21 Juni 2026 | 19:03 WIB
Sisi emosional dari perpisahan dengan sahabat, terutama setelah masa kuliah atau perjuangan bersama berakhir. (Shaurya Sagar/Unsplash)
Sisi emosional dari perpisahan dengan sahabat, terutama setelah masa kuliah atau perjuangan bersama berakhir. (Shaurya Sagar/Unsplash)

RADARTUBAN - Pertemuan yang awalnya tidak direncanakan sering kali menjadi awal dari persahabatan yang indah.

Dari sekadar duduk bersebelahan di kelas, satu kelompok tugas, atau pertemuan acak, hubungan itu tumbuh menjadi ikatan yang kuat.

Bertahun-tahun bersama dalam satu perjuangan membuat sahabat menjadi bagian penting dari hidup.

Menemani saat jatuh bangun kuliah, berbagi cerita, hingga melewati masa sulit bersama. Persahabatan itu terasa seperti keluarga kedua.

Baca Juga: Sejumlah Kampus di Indonesia Terapkan Larangan Karangan Bunga untuk Wisuda, Ini Gantinya

Namun, momen wisuda yang ternyata menyimpan kesedihan sering kali menjadi titik perpisahan.

Di balik senyum dan foto bersama, ada rasa haru karena sadar bahwa kebersamaan tidak akan sama lagi setelah hari itu.

Ketika sahabat pulang ke kota yang jauh, jarak fisik menjadi tantangan. Tidak lagi bisa bertemu setiap hari, tidak lagi bisa berbagi cerita secara spontan. Hubungan harus bertahan lewat pesan singkat atau panggilan jarak jauh.

Sayangnya, janji untuk tetap berkomunikasi tidak selalu mudah. Kesibukan hidup, pekerjaan, dan tanggung jawab baru membuat komunikasi semakin jarang. Perlahan, jarak emosional ikut terbentuk.

Kesibukan hidup yang perlahan membuat jarak semakin lebar adalah realitas yang sulit dihindari. Bukan karena tidak peduli, tetapi karena masing-masing orang sedang berjuang dengan kehidupannya sendiri.

Meski begitu, mengenang persahabatan yang pernah menjadi bagian penting kehidupan tetap memberi kehangatan. Kenangan bersama sahabat adalah harta yang tidak akan hilang, meski jarak memisahkan.

Akhirnya, tidak semua perpisahan harus disesali. Karena pernah dipertemukan adalah sebuah keberuntungan.

Sahabat mungkin tidak selalu ada di samping kita, tetapi jejak mereka akan selalu hidup dalam ingatan dan perjalanan hidup kita. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#wisuda #persahabatan #kebersamaan