Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Belajar Medsos dan Konten Digital di Hari Kedua, Kru Mozais Antusias

Amin Fauzie • Rabu, 1 Februari 2023 | 15:27 WIB
BERBAGI ILMU: Wartawan Jawa Pos Radar Tuban Yudha Satria saat menjelaskan ilmu seputar jurnalistik kepada siswa-siswi SMPN 1 Tuban. (Andhika Feriawan/Radar Tuban)
BERBAGI ILMU: Wartawan Jawa Pos Radar Tuban Yudha Satria saat menjelaskan ilmu seputar jurnalistik kepada siswa-siswi SMPN 1 Tuban. (Andhika Feriawan/Radar Tuban)
Radartuban.jawapos.com – Hari kedua diklat jurnalistik di SMPN 1 Tuban, kemarin (31/1) semakin seru. Tim ekstra kurikuler jurnalistik Mozais diajak berdiskusi seputar media sosial (medsos) dan konten digital. Pematerinya, Manager Digital Jawa Pos Radar Tuban Amin Fauzie.

Selama tiga jam, Amin, sapaannya, membawakan materinya bertema Kreativitas Membangun Fondasi Data untuk Pengembangan Digital.

Dia mengawali diklat hari kedua dengan mengupas platform media sosial yang banyak digunakan para anak muda. Selanjutnya, para siswa diajak berdiskusi seputar informasi yang diperoleh dari konten tersebut; mulai edukasi, berita, hiburan, bahkan hoax (informasi palsu).

[irp posts="9495" ]

‘’Persentase rumah tangga mengakses internet di Indonesia pada 2021 mencapai 82,07 persen,’’ kata Amin mengutip data Badan Pusat Statistik (BPS) 2022.

Seluruh siswa antusias menjawab sisi positif dan negatif dari penggunaan medsos tersebut. Selanjutnya, pria yang tinggal di Perumahan Manunggal Jaya Kelurahan Gedongombo,  Kecamatan Semanding itu menjelaskan peran medsos terhadap dunia jurnalistik sekolah.

Tak hanya itu. Siswa juga diberikan bekal teknis mendirikan dan membuat studio podcast.

‘’Jurnalistik digital bisa dimulai dengan peralatan sederhana seperti ponsel,’’ tuturnya.

Kepala SMPN 1 Tuban Umi rindiyah dalam sambutan penutupan diklat jurnalistik mengucapkan terima kasih atas ilmu yang diberikan tim Jawa Pos Radar Tuban Mengajar.

Dia menuturkan, Jawa Pos Radar Tuban sebagai media terbesar di Bumi Ronggolawe memiliki peran besar dalam membumikan literasi dan memerangi hoax yang banyak beredar di internet.

‘’Diklat ini dilaksanakan atas semangat membumikan literasi dan jurnalistik bersama ahlinya dari Jawa Pos Radar Tuban,’’ ucapnya.

Setelah sukses menggelar di dua sekolah, tim Jawa Pos Radar Tuban berencana melanjutkan lawatan ke SMPN 1 Semanding yang dijadwalkan Senin (6/2). Rencana kedatangan ke sekolah di Jalan Desa Penambangan, Kecamatan Semanding tersebut untuk kembali menghidupkan majalah sekolah yang sudah lama vakum.

Tidak hanya memberi pelatihan, tim dari media yang menjadi opinion dan market leader di Tuban tersebut juga akan mengawal agar majalah sekolah tersebut kembali terbit. (yud/ds) Editor : Amin Fauzie
#Radar Tuban Digital #Diklat Jurnalistik #diklat jurnalistik SMPN 1 Tuban #Radar Tuban Mengajar #Even Radar Tuban