Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Jawa Timur Pimpin Jumlah Profesor Nasional, Ketimpangan Pendidikan Tinggi Indonesia Kembali Jadi Sorotan

Tulus Widodo • Jumat, 29 Mei 2026 | 13:23 WIB
Ilustrasi seorang profesor. (pixabay.com/gefalt)
Ilustrasi seorang profesor. (pixabay.com/gefalt)

RADARTUBAN - Jawa Timur kembali menunjukkan dominasinya di dunia pendidikan tinggi nasional.

Berdasarkan data Buku Statistik Pendidikan Tinggi 2025 Kemendiktisaintek yang dipublikasikan greenpublisher.id, provinsi ini tercatat memiliki jumlah profesor terbanyak di Indonesia dengan total 2.046 guru besar.

Angka tersebut menempatkan Jawa Timur di atas Jawa Barat yang memiliki 1.806 profesor dan Jawa Tengah dengan 1.369 profesor. 

DKI Jakarta berada di posisi keempat dengan 1.338 profesor, disusul DI Yogyakarta sebanyak 1.113 profesor.

Namun di balik dominasi Pulau Jawa, muncul satu fakta menarik yang cukup menyita perhatian: Sulawesi Selatan menjadi provinsi luar Jawa dengan jumlah profesor terbanyak, mencapai 1.095 orang.

Baca Juga: Guru Besar Unpad Diduga Lakukan Pelecehan Seksual Verbal, Kasus Viral dan Kini Ditangani Internal Kampus

Jawa Timur Masih Jadi Episentrum Akademik

Tingginya jumlah profesor di Jawa Timur bukan terjadi secara kebetulan. Provinsi yang dipimpin Gubernur Khofifah Indar Parawansa itu selama bertahun-tahun dikenal sebagai salah satu pusat pendidikan tinggi terbesar di Indonesia.

Keberadaan kampus-kampus besar seperti Universitas Airlangga, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, hingga Universitas Brawijaya menjadi tulang punggung lahirnya banyak akademisi senior dan riset nasional.

Dalam unggahan greenpublisher.id disebutkan, “Jawa Timur memimpin! Dengan 2.046 Profesor, provinsi ini menjadi rumah bagi Guru Besar terbanyak di Indonesia.”

Narasi itu bukan sekadar angka statistik. Di lapangan, jumlah profesor sering menjadi indikator penting kualitas ekosistem akademik, kekuatan riset, hingga kapasitas inovasi daerah.

Sulawesi Selatan Curi Perhatian

Meski Pulau Jawa masih mendominasi, capaian Sulawesi Selatan menghadirkan cerita berbeda. 

Dengan 1.095 profesor, provinsi tersebut berhasil melampaui banyak daerah besar lain di Indonesia.

Fenomena ini memperlihatkan bahwa pertumbuhan pendidikan tinggi tidak lagi sepenuhnya terpusat di Jawa. 

Kehadiran universitas besar seperti Universitas Hasanuddin menjadi motor utama peningkatan kualitas akademik kawasan timur Indonesia.

Hal ini juga memberi sinyal bahwa distribusi kualitas sumber daya manusia mulai bergerak lebih merata, meski kesenjangan masih sangat terasa.

Ketimpangan Pendidikan Masih Jadi PR Besar

Di sisi lain, data ini juga memperlihatkan jurang besar antarwilayah. Setelah posisi enam besar, jumlah profesor turun cukup drastis. 

Sumatera Utara misalnya hanya memiliki 564 profesor, sementara Banten berada di posisi kesepuluh dengan 299 profesor.

Kondisi tersebut menunjukkan akses terhadap pendidikan tinggi berkualitas dan budaya riset nasional masih belum benar-benar merata.

Karena itu, peningkatan jumlah profesor sejatinya bukan hanya soal prestise akademik. 

Lebih dari itu, ini berkaitan langsung dengan masa depan inovasi, kualitas lulusan, hingga daya saing Indonesia menghadapi era ekonomi berbasis pengetahuan. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#profesor #pendidikan #guru besar #Jawa Timur