Dua Siswa SMK TJP Tuban Ukir Prestasi Nasional, Sabet Juara di Dua Kompetisi

Andreyan (An) • Dipublikasikan Senin, 31 Agustus 2026 | 00:00 WIB
SMK TJP Tuban kembali menorehkan prestasi nasional, dua siswanya meraih juara dalam kompetisi Mechanical Engineering berbeda pada 2026. (SMK TJP untuk Radar Tuban)
SMK TJP Tuban kembali menorehkan prestasi nasional, dua siswanya meraih juara dalam kompetisi Mechanical Engineering berbeda pada 2026. (SMK TJP untuk Radar Tuban)

RADARTUBAN - PRESTASI di tingkat nasional kembali ditorehkan siswa SMK TJP Tuban. Tahun ini, dua siswa sekolah kejuruan tersebut berhasil meraih juara dalam kompetisi berbeda di tingkat nasional.

Prestasi pertama diraih Muhammad Arjund Khaddrah.

Dia menjadi salah satu wakil Provinsi Jawa Timur dalam Lomba Kompetensi Siswa Pendidikan Menengah (LKS Dikmen) tingkat nasional 2026.

Arjund berhasil meraih medali perunggu pada bidang lomba Mechanical Engineering CAD. Prestasi tersebut turut membantu Kontingen Jawa Timur mempertahankan gelar juara umum LKS Dikmen untuk empat tahun berturut-turut.

Baca Juga: Profil Achmad Chairul Mizan, Waka Kesiswaan SMK TJP Tuban: Dorong Literasi Digital dan Etika Penggunaan AI

Atas pencapaiannya, siswa kelahiran Batumarta, Sulawesi Selatan, itu juga menerima piagam penghargaan dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Prestasi lainnya ditorehkan Moh. Wildan Kamil. Siswa SMK TJP Tuban tersebut meraih juara ketiga tingkat nasional pada bidang Mechanical Engineering CAM Competition dalam Mechanical Expo Politeknik Negeri Semarang 2026.

Pelaksana Tugas Kepala SMK TJP Tuban Suwondo mengatakan, capaian dua siswa tersebut menunjukkan pembinaan kompetensi di sekolah dilakukan secara berkelanjutan.

Dua siswa SMK TJP Tuban meraih prestasi tingkat nasional melalui LKS Dikmen 2026 dan Mechanical Expo Politeknik Negeri Semarang. (SMK TJP untuk Radar Tuban)
Dua siswa SMK TJP Tuban meraih prestasi tingkat nasional melalui LKS Dikmen 2026 dan Mechanical Expo Politeknik Negeri Semarang. (SMK TJP untuk Radar Tuban)

Menurut Suwondo, prestasi di tingkat nasional tidak dapat dicapai secara instan. Dibutuhkan proses latihan, pendampingan, serta penguatan kompetensi yang dilakukan secara konsisten.

”Prestasi nasional tidak dibangun secara instan, melainkan melalui proses latihan, pendampingan, dan penguatan kompetensi,” kata Suwondo.

Dia mengatakan, keberhasilan siswa tidak hanya menjadi kebanggaan sekolah. Prestasi tersebut juga menunjukkan bahwa siswa SMK TJP memiliki keterampilan yang mampu bersaing dengan peserta didik dari berbagai daerah di Indonesia.

”Target kami bukan hanya mendapatkan juara, tetapi membangun budaya berprestasi yang terus berlanjut setiap tahun,” ujar Suwondo. (an/ds)

Editor : Yudha Satria Aditama
Sumber : Radar Tuban
Politeknik Negeri Semarang SMK TJP Jawa Timur