RADARTUBAN – Kebersamaan PKB dan Golkar tahun ini disebut bakal menjadi hubungan baik jangka panjang. Itu setelah PKB memutuskan merapat dan memberi rekomendasi kepada pasangan Aditya Halindra Faridzky dan Joko Sarwono untuk pilkada.
Artinya, jika Mas Lindra kembali menang di pilkada dan memimpin lima tahun kedepan maka tidak akan ada oposisi.
Sebab, hubungan baik kedua parpol itu akan berjalan lama. Apalagi, PKB mengamini rekonsiliasi itu menjadi momentum kebersamaan dua parpol yang selama ini sering berseberangan.
Ketua DPC PKB Tuban Miyadi mengatakan, kebersamaan antara PKB dan Golkar ini menjadi sejarah kebersamaan untuk kedepannya.
Ini akan menjadi momentum umtuk rekonsiliasi antara dua parpol yang selama ini dikenal tidak ’pernah akur’. ‘’Dari sejarah inilah akan menorehkan tinta terbaik bagi pembangunan Tuban,’’ ujarnya kepada Jawa Pos Radar Tuban.
Untuk menunjukkan kesungguhannya menjalin hubungan baik itu, Rabu (21/8) lalu Miyadi kembali menyerahkan rekomendasi dari DPP PKB kepada Mas Lindra di gedung DPRD usai melakukan rapat paripurna.
‘’Tentu dengan kebersamaan ini masyarakat bisa menilai apakah kedepan PKB dan Golkar akan baik atau tidak, tetapi yang pasti sekarang kami mencoba memperbaiki diri dengan kebersamaan agar pembangunan bisa berjalan baik,’’ jelasnya.
Disinggung bagaimana dengan internal DPC PKB Tuban, apakah menerima atas keputusan pemberian rekomendasi kepada pasangan Lindra – Joko? Miyadi memastikan internal partainya tetap solid pasca partainya secara resmi mengusung calon petahana.
Kepastian ini juga menjawab adanya kabar gonjang – ganjing di internal karena ada beberapa tokoh dan kader yang tidak sepakat atas keputusan tersebut.
‘’Sejauh ini penolakan tidak ada, kami sudah belajar pada proses partai, bahwa kader tidak boleh menolak jika sudah diinstruksikan DPP,’’ tegasnya.
Menurut bapak tiga anak ini, rekomendasi dari PKB itu merupakan keputusan dari DPP. Tentu itu sudah menjadi kesepakatan bersama yang harus dijalankan para kader yang berada di kabupaten.
‘’Mudah-mudahan semua ini bermanfaat untuk semua,’’ imbuhnya. (fud/yud)
Editor : Yudha Satria Aditama