RADARTUBAN – Tahun anggaran 2025 sudah berjalan tujuh bulan. Namun, hingga saat ini belum ada kejelasan pencairan dana bantuan politik (banpol).
Padahal, masing-masing partai sudah mengajukan laporan pertanggungjawaban (LPJ) banpol 2024.
Lantaran dana banpol yang tak kunjung cair tersebut, sejumlah parpol terpaksa mencari dana talangan untuk memenuhi kebutuhan operasional partai.
‘’Kami talangin dulu untuk dana operasional sehari-hari,’’ ujar Ketua DPC Gerindra Tuban Lutfi Firmansyah kepada Jawa Pos Radar Tuban, kemarin (23/7).
Disampaikan Lutfi, selain sudah mengajukan laporan pertanggungjawaban (LPJ) banpol 2024, hasil pemeriksaan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) juga sudah selesai.
‘’Termasuk persyaratan untuk proses pencairan juga sudah kami ajukan,’’ terang Lutfi, tapi dana banpol masih tak kunjung cair.
Keluhan yang sama juga diungkapkan Ketua DPD Nasdem Tuban Prezly Di Okto. Dikatakan dia, sampai saat ini belum ada kabar pencairan dan banpol.
‘’Setahu saya bukan hanya NasDem, tapi semua parpol juga belum cair,’’ katanya.
Terpisah, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Tuban Yudi Irwanto ketika dikonfirmasi terkait kejelasan dan banpol, pihaknya memilih bungkam.
Ketika didatangi di kantornya, yang bersangkutan enggan menemui wartawan koran ini. Itu tampak dari mobil dinasnya yang terparkir di depan kantor.
Namun, salah seorang staf mengatakan bahwa pimpinannya sedang dinas luar kota. (fud/tok)
Editor : Yudha Satria Aditama