RADARTUBAN – Setelah terpilih secara aklamasi, Ketua DPD Partai Golkar Tuban Aditya Halindra Faridzky segera menyusun kepengurusan baru periode 2025–2030.
Dalam pemilihan jajaran baru tersebut, para pengurus pimpinan kecamatan (pincat) akan diberikan kesempatan menjadi pengurus DPD Golkar.
‘’Setelah ini akan kami tawarkan kepada teman-teman pincat yang sudah tiga periode, kalau ada yang ingin melanjutkan ke kabupaten pasti akan kami akomodir,’’ ujar Mas Lindra kepada kepada Jawa Pos Radar Tuban.
Bupati Tuban dua periode itu menyampaikan, jumlah kepengurusannya di periode ketiga akan membutuhkan banyak orang.
Sebab, nantinya ada penambahan struktur, yakni Wakil Ketua Bidang Pesantren—sesuai arahan DPD Golkar Jawa Timur.
‘’Karena petunjuk dari Ketua DPD dan Sekjen agar kepengurusan baru juga mengambil kearifan lokasi di daerah, sehingga kepengurusan nanti akan lebih gemuk,’’ bebernya.
Karena itu, terang Mas Lindra, bakal banyak kader yang diajak untuk bergabung dalam kepengurusan.
Selain menawarkan kepengurusan kepada pincat, juga akan mengajak pengurus lama untuk kembali berkecimpung di dalam kepengurusan selama satu periode ke depan.
‘’Nantinya, jajaran struktural akan diisi pengurus senior dan juga pengurus baru. Tentu, tentu juga diisi anak-anak muda yang disiapkan untuk meneruskan estafet kepengurusan ke depan,’’ imbuhnya.
Mas Lindra menegaskan, periode 2025-2030 ini merupakan periode terakhirnya dalam memimpin DPD Partai Golkar Tuban.
Sebab, setelah tiga periode tidak bisa mencalonkan lagi.
Pun demikian dalam jabatannya sebagai Bupati Tuban, juga sudah dua periode.
Karena itu, pihaknya ingin memastikan partai yang dinakhodai bisa melahirkan pemimpin baru yang bisa diterima masyarakat.
‘’Dan tentunya, lahir kader terbaik yang siap memimpin Tuban ke depan. Kami ingin ini (periode 2025-2030) menjadi bagian dari komitmen kita bersama untuk memastikan regenerasi di Partai Golkar berjalan dengan baik,’’ tandasnya. (fud/tok)
Editor : Yudha Satria Aditama