Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

4 Pemain Senior Persatu Tuban Absen Lawan Inter Pemuda Kediri

Andreyan (An) • Kamis, 7 Desember 2023 | 20:50 WIB
PERSIAPAN: Para pemain Persatu Tuban saat latihan di Stadion Lokajaya Tuban menjelang pertandingan melawan Inter Pemuda Kediri, hari ini (7/12).
PERSIAPAN: Para pemain Persatu Tuban saat latihan di Stadion Lokajaya Tuban menjelang pertandingan melawan Inter Pemuda Kediri, hari ini (7/12).

RADARTUBAN – Setelah menelan kekalahan di laga perdana melawan Madiun Putra, skuad Persatu Tuban bertekad meraih tiga poin pada laga lanjutan melawan Inter Pemuda Kediri di Stadion Letjen H. Sudirman Bojonegoro, hari ini (7/12) pukul 15.15.

Namun, asa tersebut dirasa cukup berat. Sebab, empat pilar utama Persatu Tuban berpotensi absen pada pertandingan kedua Liga 3 Jatim 2023/2024 ini.

Pelatih Persatu Tuban Adi Putra Setiawan menyampaikan, dari empat pemain senior yang dipastikan absen tersebut, tiga pemain dalam kondisi cedera, yakni Nurul Ulum, Hengky Sirmanto, dan Qibdi Riza Fahrudin.

Sementara satu pemain senior, Ahmad Dedy Mustofa masih proses mengurus surat perizinan—yang sampai saat ini belum rampung.

‘’Terkait tiga pemain yang cedera masih dalam peman tauan tim medis, belum tahu besok bisa bermain atau tidak,’’ ungkapnya.

Sementara itu, absennya striker senior Ahmad Dedy Mustofa pada pertandingan perdana sangat berpengaruh dalam kolektivitas tim saat di depan gawang lawan.

Pada pertandingan kedua nanti, sang striker statusnya juga masih belum jelas bakal bisa bermain atau tidak.

Meski statusnya belum jelas, Dedy juga tetap ikut latihan guna menjaga kondisi fisik tetap prima.

‘’Evaluasi terhadap penyerang pada pertandingan kemarin adalah soal finishing, tidak hadirnya Dedy imbasnya sangat terasa di lini serang tim,’’ terangnya.

Tak hanya membenahi soal finishing di lini serang tim, mantan pelatih Deltras Sidoarjo itu juga membenahi perihal mental bermain anak asuhnya.

Sebab, di pertandingan perdana mayoritas pemain masih beradaptasi dengan atmosfer kompetisi Liga 3 Jatim.

‘’Para pemain sudah saya in truksikan untuk selalu fokus di setiap pertandingan, sebab setiap satu detik saja lengah pasti imbasnya di tim akan terasa,’’ ujarnya.

Meski demikian, Adi menegaskan bahwa kekalahan di laga perdana tak membuatnya pesimistis untuk menatap laga lanjutan.

Dia menekankan kepada para pemainnya agar tidak meremehkan lawan atau pun menganggap lawan superior.

‘’Itu agar mental bertanding para pemain tetap selalu terjaga di setiap pertandingan,’’ imbuhnya.

Disinggung mengenai peluang timnya meraih tiga poin di pertandingan kedua ini, mantan pemain Persinga Ngawi era 2000-an itu menuturkan, setiap pertandingan pasti selalu menargetkan meraih tiga poin, namun yang paling penting adalah menjaga permainan timnya tetap konsisten dari awal hingga akhir laga.

‘’Meski berpotensi tampil tanpa empat pemain senior, namun kami tetap optimistis meraih tiga poin pada pertandingan besok (hari ini, Red),’’ pungkasnya. (an/tok)

Editor : Amin Fauzie
#Inter Pemuda Kediri Vs Persatu #liga 3 jatim #Persatu Tuban