Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Persebaya dan PSS Disanksi Rp 50 Juta karena 'Banjir' Kartu Kuning. Menyusul Larangan 3 Kali Bertanding bagi Wahyudi Hamisi

Dwi Setiyawan • Selasa, 12 Maret 2024 | 13:30 WIB
Pemain Persebaya Surabaya Bruno Moreira Soares (kanan) dihadang pemain PSS Sleman Leonard Tupamahu (kedua kanan) pada pertandingan BRI Liga 1 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Minggu (3/3).
Pemain Persebaya Surabaya Bruno Moreira Soares (kanan) dihadang pemain PSS Sleman Leonard Tupamahu (kedua kanan) pada pertandingan BRI Liga 1 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Minggu (3/3).

RADARTUBAN-Laga yang mempertemukan Persebaya Surabaya versus PSS Sleman di Gelora Bung Tomo, Surabaya, Minggu (3/3) ‘’banjir’’ sanksi dari PSSI.

Dilansir dari laman PSSI, Senin (11/3), sidang Komite Disiplin PSSI tidak hanya memberikan sanksi larangan tiga kali bertanding dan denda Rp 25 juta kepada Wahyudi Setiawan Hamisi karena melakukan pelanggaran serius  terhadap pemain Persebaya Bruno Moreira dan di momen lain menunjukkan gestur jari tengah terhadap pemain lawan.

Sidang Komite PSSI juga menjatuhkan sanksi denda Rp 50 juta kepada Persebaya karena lima pemainnya mendapatkan kartu kuning.

Begitu juga PSS Sleman. Tim ini juga mendapat sanksi denda Rp 50 juta karena enam pemainnya mendapat kartu kuning.

Sanksi terhadap kedua tim dijatuhkan Komite Disiplin PSSI pada sidang Selasa (5/3).

Dalam duel panas tersebut, Persebaya menang 2-1 dari PSS Sleman.

Dua gol Persebaya dicetak oleh M Iqbal di menit ke-1, dan Bruno Moreira di menit ke-30, lewat titik penalti.

Sementara satu gol PSS Sleman dicetak Esteban Vizcarra menit 47. (ds)

Editor : Amin Fauzie
#sanksi #pss #Wahyudi Setiawan Hamisi #PERSEBAYA